Jokowi Abaikan Perjuangan Buruh Dalam Nawacita
BeritaPrima, Jakarta - Isu perjuangan kaum buruh juga menjadi bagian dari janji kampanye Jokowi saat mencalonkan diri jadi Presiden. Janji Jokowi terhadap kesejahteraan para buruh terangkum dalam nawacita-nya.
Kenyataan ini diulas oleh Pratiwi Febry, selaku Kepala Penelitian dan Bantuan Hukum Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengenai Janji Nawacita-nya terkait penyejahteraan buruh.
“Jokowi punya janji nawacita, bahwa Ia (Jokowi) akan memberikan perlindungan terhadap pekerja rumah tangga se-Indonesia, yang jumlahnya hanpir sepuluh juta rumah tangga,” kata Pratiwi kepada BeritaPrima, di Jakarta, Kamis (24/4/2015).
Yang kedua, Jokowi punya janji untuk memberikan perlindungan kepada buruh migrant. Yang ketiga, jokowi juga punya janji menyejahterakan buruh dengan membangun perumahan-perumahan buruh di kawasan-kawasan industry,” ungkap Pratiwi.
Pratiwi juga meragukan bahwa Jokowi akan memenuhi janjinya. Baginya, jokowi abai janji terhadap penyejahteraan buruh. Bahkan, ia melihat belum ada langkah-langkah menuju pemenuhan janji tersebut.“Sampai sekarang kita belum melihat langkah awal dan menuju ke sana itu apa,” imbuh Pratiwi.
Keberadaan pemenuhan janji Jokowi terhadap penyejahteraan buruh di ambang keraguan. Bahkan, sontak saja wanita bertutur halus dan santun ini mengatakan akan menggugat Jokowi jika nyatanya janji tersebut benar-benar tidak terpenuhi. “Kita gugat Jokowi. Kalau tidak dipenuhi, kita bisa tagih dengan cara digugat,” jawab Pratiwi dengan dingin.
(Agil Kurniadi)


