Konsumen Narkoba di Kaltim Terbesar Ketiga di Indonesia

Kapolres Jakarta Barat AKBP Suntana, menjelaskan Narkoba hasil sitaan Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di Jakarta, Kamis (31/1).

Aneka jenis narkotik dan obat-obatan terlarang (narkoba)

BeritaPrima, Samarinda – Pengguna narkoba di Kalimantan Timur semakin meningkat. Bahkan daerah tersebut menduduki peringkat ke-3 di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Kepulauan Riau.

Anggota DPRD Kaltim Rita Barito menjelaskan data yang diambil dari Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Juni 2014, menunjukkan tingkat prevalansi pengguna narkoba di Kaltim mencapai 3,1 persen atau sekitar 97.000 jiwa. Jumlah itu diperkirakan berasal dari pemakai coba-coba, pemakai rutin dan pecandu. Hal itu juga ditambah dengan munculnya pemakai narkoba jenis baru yang berkembang di masyarakat.

“Setiap tahun penyalahgunaan narkoba di Kaltim semakin meningkat Hal ini harus mendapat perhatian serius dan seksama. Mengingat hal ini memberi ancaman terhadap kelangsungan hidup Bangsa indonesia sebagai akibat peredaran dan penyalahgunaan narkoba”ungkap Rita di Samarinda pada Minggu (15/3/2015).

Ia juga mengungkapkan, kabupaten/kota yang menjadi pasar narkoba terbesar di wilayah Kaltim ialah Samarinda, Balikpapan dan Kutai Kertanegara. “Kami mengimbau pihak-pihak terkait merazia rutin tempat hiburan dan kos. Ini bisa menjadi langkah antisipasi paling utama untuk mencegah semakin tingginya peredaran dan penggunaan narkoba di daerah ini,”lanjutnya.

Rita berharap agar masyarakat turut membantu pemerintah untuk menanggulangi masalah narkoba. Masyarakat dapat berperan dengan melaporkan kepada pihak RT yang terdekat apabila terjadi hal-hal dan aktivitas yang mencurikan terkait perkembangan barang haram tersebut.
Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kutai Kartanegara dan Kutai Barat ini mengingatkan agar tak perlu ragu-ragu melaporkan bila mengetahui aktivitas peredaran narkoba. Pentingnya laporan warga memang menjadi temuan yang diperlukan oleh pihak kepolisian.”Berdasarkan fakta yang ada, bahwa memang rata-rata terungkapnya penemuan peredaran narkoba adalah dari laporan warga sekitar,”pungkasnya.

(Ichsan Husyaifi)

Kategori: Nusantara

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*