Petugas Samsat Depok Bekuk Sarjana Ekonomi Yang Jadi Polisi Gadungan

Ilustrasi penangkapan pelaku kejahatan.
BeritaPrima, Depok - Petugas Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Depok menangkap polisi gadungan yang dilengkapi dengan atribut kepolisian. Pelaku yang kepergok itu, Aditya, merupakan warga Kecamatan Sukmajaya, Depok.
“Kalau memang polisi, seragam yang dikenakan pelaku tidak biasanya. Hal itu terlihat dari celana yang digunakan pelaku seperti bahan dan warnanya berbeda,” kata salah seorang petugas yang tidak mau disebutkan namannya, beberapa waktu lalu.
Saat digelandang ke ruang Tata Usaha (TU), pria berbadan tinggi besar itu hanya tertunduk. Petugas Samsat kemudian melaporkan kejadian kepada polisi, hingga polisi gadungan itu dibawa ke Polres Depok untuk diperiksa.
Polisi gadungan berpangkat brigadier itu ternyata memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Sektor Sukmajaya. Dia mengaku bercita-cita sebagai polisi namun tidak kesampaian.
“Saya mengenakan seragam polisi sudah empat bulan ini. Suka dan senang saya mengenakan seragam seperti polisi asli,” ujar Aditya.
Aditya adalah seorang sarjana ekonomi dari sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta. Sehari-hari pelaku berprofesi sebagai Petugas Harian Lepas (PHL) di sebuah lembaga pemerintah.
Kepada polisi, ia mengatakan dirinya pernah ikut seleksi masuk polisi. “Pernah coba masuk pendidikan polisi, namun gagal,” tuturnya. (feb)

