Presiden Jokowi Jangan Mengada-Ngada Soal Hukum!

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Ternate Margarito KamisBeritaPrima, Jakarta - Pakar hukum tata negara, Margarito kamis, mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus berpegang teguh kepada hukum yang ada. Ia menegaskan bahwa jokowi harus bisa memastikan sistem hukum harus bekerja.

“Presiden harus teguh memegang hukum, jangan mengada-ngada. Sesuatu yang tidak ada di dalam hukum jangan diada-adakan. Beliau harus pastikan bahwa sistem ini bekerja,” ujar Margarito Kamis pada Minggu (3/5/2015).

Ia juga mengatakan bahwa Jokowi harus memperjelas maksudnya terkait orang KPK yang melakukan tindak pidana (Novel Baswedan). Jika haln ini tidak dilakukan, ini akan menjadi kontroversi.

“Jadi kalau ada orang KPK melakukan tindak pidana tidak boleh diapa-apain, atau sebaliknya. Apakah itu yang dimaksudkan, ini juga harus diperjelas oleh Pak jokowi. Sebab kalau tidak memang ini akan menjadi pernyataan yang kontroversi di tengah jalan,” tambahnya.

Margarito juga mberujar bahwa kedua institusi ini (KPK-Polri) harus patuh terhadap hukum. Ia juga menghimbau bahwa Jokowi tidak perlu mengeluarkan pernyataan yang melanggar hukum
“Pastikan kedua institusi ini patuh terhadap hukum dan tunduk terhadap hukum. Apa dia mau nyuruh Polri melanggar hukum dan KPK melanggar hukum, jadi presiden tidak usah keluar pernyataan yang melanggar hukum, agar wibawa yang sudah kurang ini tidak jadi tambah kurang lagi,” pungkasnya.

(Agil Kurniadi)

(Visited 89 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*