Ribuan Mahasiswa Siap ke Istana Jika Permintaan Dialog Tak Digubris

demo mahasiswa_1

Demonstrasi mahasiswa

 

BeritaPrima, Jakarta - Menjelang 20 Mei, BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia) mengajak presiden Joko Widodo untuk berdialog. Hal ini dilansir dalam surat terbukanya yang dilansir dalam http://bem-indonesia.com/. Dalam surat tersebut, dijelaskan bahwa BEM SI menuntut presiden RI untuk menemui mereka dan berdialog secara langsung paling lambat tanggal 19 Mei.

“Kami atas nama mahasiswa BEM Seluruh Indonesia mengundang Bpk. Joko widodo selaku Presiden Republik Indonesia untuk berdialog secara terbuka bersama Mahasiswa Seluruh Indonesia terkait permasalahan bangsa yang kian hari kian memburuk, baik masalah ekonomi, energi, maritim, korupsi, pendidikan dan kebudayaan, lingkungan, kesehatan dan lain sebagainya,” tulisan dalam surat terbukanya oleh Ahmad Khairudin Syam selaku Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia pada Rabu (13/5/2015).

Dalam surat tersebut, diurai juga bahwa BEM SI mengajak berdialog paling lambat tanggal 19 Mei.

“Mengingat sudah semakin daruratnya kondisi negeri ini kami menuntut Presiden Republik Indonesia untuk segera menemui kami dan berdialog secara langsung paling lambat Selasa, 19 Mei 2015,” tulis dalam surat terbukanya.

Terkait respon Jokowi, BEM SI juga sudah menyiapkan diri. Jika ternyata suratnya tidak digubris, BEM SI ancam akan bawa ribuan mahasiswa untuk berdialog secara langsung kepada Presiden Jokowi.

“Apabila hingga tanggal tersebut tidak ada itikad baik dari bapak, maka kami akan datang bersama ribuan mahasiswa seluruh Indonesia untuk memaksa bapak berdialog dengan kami secara langsung,” tulis surat terbukanya.

(Agil Kurniadi)

(Visited 129 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*