Tenda Indonesia Dihantam Angin Di Arafah, 300 Jamaah Dievakuasi

haji-tendaarafahBeritaPrima.com, Makkah - Sejumlah tenda jamaah calon haji asal Indonesia di Maktab 8, Arafah, roboh akibat dihantam angin kencang. Kecepatan angin yang melanda Arafah pukul 20.00 Waktu Arab Saudi (WAS) kemarin mencapai 19 kph .

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang sedang dalam perjalanan menuju tenda Amirul Hajj pun segera meninjau lokasi kejadian. Hasilnya, 300 jamaah asal Indonesia diminta segera dievakuasi.

Di sana ia juga meminta pendamping haji mencari tenda baru untuk para korban. “Tolong segera cari alternatif tenda, berapa kapasitas tenda yang ada,” ujarnya kepada petugas Indonesia yang mendampinginya bertemu dengan pengurus Maktab dan perwakilan Muassasah Asia Tenggara.

Dalam dialog tersebut, diketahui ada tiga tenda yang bisa menjadi alternatif untuk dipakai, yaitu tenda musala, tenda untuk pengurus maktab, dan tenda muassasah.

Namun kapasitas ketiga tenda tersebut diperkirakan hanya bisa menampung 150 orang. Sedangkan jumlah jemaah yang tendanya roboh mencapai 300 orang.

Sementara Pengelola Maktab tidak berani membangun kembali tenda yang roboh karena khawatir roboh kembali.

Lukman pun meninjau tenda Muassasah yang kondisinya lebih baik. Lalu meminta Kepala Satuan Operasi Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) Letnan Kolonel Abu Haris mengevakuasi para korban ke Musala Maktab 9 dan Kantor Maktab 8.

“Tempatkan dulu. Kalau tidak muat baru ditempatkan di Tenda Muassasah, kondisi tenda itu lebih baik,” kata Lukman. (dik)

(Visited 74 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa
Tags: #JamaahHaji

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*