Tujuh Desa di Gorontalo Utara Masih Terendam Akibar Banjir Bandang

banjir-bandangBeritaPrima, Jakarta - Banjir bandang kali ini merendam tujuh desa di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis tujuh desa ini direndam genangan banjir setinggi 50-150 cm.

Data BNPB, tujuh desa yang terendam adalah Tolitehuyu, Monas, Juriati, Mokonow, Tudi, Pilohuata dan Monano. Tujuh desa ini terendam banjir sejak Jumat kemarin sekitar pukul 17.30 WITA. Akibat banjir ini, ratusan rumah dengan ribuan penghuni terendam banjir.

“Sekitar 513 unit rumah dengan 2.208 jiwa terendam banjir. 6 rumah rusak berat,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/2/2015).

Sutopo mengatakan kalau kondisi geomorfologi wilayah Gorontalo rentan banjir bandang. Hingga sekarang, menurutnya pihak-pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo, TNI, Polri, PMI serta tim SAR melakukan evakuasi terhadap masyarakat di rumah yang terjebak di tengah banjir. Meski demikian, banjir bandang ini tidak menyebabkan korban tewas.

“Tidak ada korban akibat banjir bandang ini,” tuturnya.

Adapun terkait perkembangan banjir Kali Lamong di Gresik, Jawa Timur yang terjadi Kamis (7/2/2015), saat ini sebagian daerah masih tergenang banjir dengan ketinggian 30-60 cm. Banjir ini menyebabkan tiga korban tewas dan lima luka-luka. Sementara, 1425 rumah terendam dengan 1520 KK atau 4432 jiwa merasakan langsung bencana ini.

“Ada juga 378 ha sawah terendam dan kerugian materi lain. Saat ini sebagian daerah masih banjir dengan ketinggian air 30 – 60 cm,” katanya.

Dia mengatakan tiga korban tewas karena tidak bisa menyelamatkan diri saat air banjir naik dengan cepat. Tiga orang itu sebelumnya bersama lima korban luka lain bermaksud ingin menolong seorang warga yang terpeleset. Namun, derasnya air banjir menyeret delapan orang tersebut. Lima orang berhasil selamat, tapi tiga lainnya tidak selamat dan ditemukan dalam kondisi tewas.

Sementara, lima orang luka masih dirawat di RSI Cahaya Giri, Menganti, Gresik. (Rennie Andriani)

(Visited 97 times, 1 visits today)
Kategori: Nusantara

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*