Ya Ampun, Ratusan Orang Bunuh Diri Di Gunungkidul Dalam Empat Tahun
BeritaPrima.com, Gunungkidul - Angka bunuh diri di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, dalam empat tahun terakhir menunjukkan fakta yang mencengangkan, ratusan orang harus meregang nyawa dengan cara gantung diri.
Data dari Polres Gunungkidul, pada tahun 2012, sebanyak 40 orang meninggal dunia karena bunuh diri, tahun 2013 ada 29 kasus bunuh diri, tahun 2014, terdapat 19 orang nekat bunuh diri. Sementara, tahun 2015, sampai bulan November, sudah ada 27 orang bunuh diri.
Panit Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino mengatakan, rata-rata penyebab warga Gunungkidul nekat melakukan aksi bunuh diri karena masalah ekonomi, serta alasan depresi karena sakit menahun yang tidak kunjung sembuh.
“Banyak faktor, diantaranya masalah ekonomi dan faktor lainnya,” kata dia ditemui di Mapolres Gunungkidul, Jumat (27/11/2015).
Ngadino mengatakan, untuk mengantisipasi terus terulangnya kasus bunuh diri di wilayah Gunungkidul, pihaknya terus berupaya melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui Babinkamtibmas, dan bekerjasama dengan instansi terkait, termasuk dengan psikiater untuk melakukan pendataan orang yang memiliki potensi bunuh diri.
“Kita terus berupaya melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk pencegahan bunuh diri,” ucapnya.
Perlu diketahui, di Kabupaten Gunungkidul terdapat fenomena bunuh diri yang sudah dipercaya wraga sejak puluhan tahun, yaitu pulung gantung. Fenomena pulung gantung dipercaya masyarakat sebagai tanda, akan adanya warga yang tewas. Biasanya fenomena ini diawali dengan jatuhnya sinar di salah satu rumah. Orang yang melihat seolah tehipnotis untuk melakukan aksi bunuh diri dengan cara gantung diri. (ren)


