Pemerintah Tiongkok Sita Puluhan Ribu Paket Tisu Bergambar Gubernur Hongkong

tisugubhongkong

Tisu bergambar wajah Gubernur Hong Kong, CY Leung, yang disita pemerintahan Tiongkok. (Foto: BeritaPrima.com/ist)

BeritaPrima, Hongkong - Pemerintah Tiongkok telah menyita sebanyak 20 ribu paket tisu dan 7.600 tisu gulung bergambar wajah Gubernur Hong Kong, CY Leung. Padahal, produk tersebut dipesan oleh Partai Demokratik Hong Kong untuk dijual pekan depan sebagai bagian dari aksi kebebasan berekspresi.

Harian Inggris, The Telegraph, edisi Sabtu, 7 Februari 2015 melansir, tisu itu disita dari sebuah pabrik yang berada di daratan Tiongkok pada Jumat kemarin. Perwakilan Partai Demokratik pun mengajukan protes kepada Tiongkok. Mereka menuding penyitaan itu sama saja telah melanggar kebebasan berekspresi.

Di dalam gambar tisu tersebut terdapat kata bertuliskan “berbohong” di bagian dahinya. Sementara, di gambar Leung lainnya, terlihat wajah gubernur itu yang bertaring. Seolah-olah ingin menunjukkan kepada lawannya bahwa dia seperti seekor serigala.

Menurut perwakilan Partai Demokratik, mereka akan menjual produk tersebut untuk kampanye penggalangan dana. Produk tisu itu terjual sebanyak 4 ribu gulung pada perayaan tahun baru China di tahun 2014. Total dana yang berhasil dikumpulkan sekitar 8.500 Poundsterling atau setara Rp164 juta.

Mereka pun berencana untuk menjualnya lagi tahun ini.

Di mata penggagas ide kreatif dan tim media Partai Demokratik, Kelvin Lai, jelas penyitaan ini merupakan cara untuk membungkam aksi unjuk rasa pro demokrasi.

“Mereka berharap bisa menutup suara kami dengan menekan dan hanya mengizinkan suara dari pro-pemerintah saja yang berada di kota,” tegas Kelvin.

Namun, lanjut Kelvin, upaya tersebut tidak akan sukses karena mereka akan lebih vokal dalam memperjuangkan demokrasi di masa depan.

Hingga saat ini belum ada komentar resmi dari Pemerintah Tiongkok terkait penyitaan tisu tersebut.

Pada tahun lalu, puluhan ribu pengunjuk rasa berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa di pusat kota Hong Kong dan menuntut refomrasi demokrasi. Tiongkok menjanjikan warga Hong Kong bisa memilih langsung calon gubernur mereka di tahun 2017 mendatang. Namun, para kandidatnya harus diperiksa dan atas persetujuan pemerintah pusat di Beijing. (aud)

(Visited 37 times, 1 visits today)
Kategori: Dunia

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*