Pilkada Bantul, PDIP Usung Calon Incumbent

PDI Perjuangan mengusung Bupati Bantul, DIY, Sri Surya Widati sebagai calon Bupati Bantul dalam Pilkada serentak 2015.
BeritaPrima, Yogyakarta - PDI Perjuangan mengusung Bupati Bantul, DIY, Sri Surya Widati sebagai calon Bupati Bantul dalam Pilkada serentak 2015. Sri Surya Widati akan menjadi calon incumbent didampingi Misbakhul Munir yang kini menjabat Asisten Sekda I pemkab Bantul.
Keduanya dipilih setelah DPP PDIP mempertimbangkan hasil psikotest, fit and proper tes, serta wawancara lanjutan pada 8 Juni 2015.
“Setelah melihat perkembangan PDIP di Kabupaten Bantul dan demi kepentingan partai secara umum maka DPP PDIP menetapkan Hj. Sri Surya Widati sebagai calon Bupati Bantul dan menetapkan Drs. Misbakul Munir sebagai calon Wakil Bupati Bantul periode 2015-2020 yang diajukan oleh PDIP,” kata Ketua DPD PDIP Perjuangan DIY, Bambang Praswanto saat membacakan rekomendasi cabub-cawabub Kabupaten Bantul dari PDIP, di Lapangan Trirenggo, Kabupaten Bantul, DIY, Minggu 14 Juni 2015 sore.
Pencalonan ini ditetapkan melalui SK DPP PDIP tertanggal 13 Juni 2015, No 239/IN/DPP/6/2015 perihal rekomendasi. Melalui SK itu PDIP memerintahkan DPC PDIP Kabupaten Bantul untuk mendaftarkan keduanya dalam bursa Pilkada serentak 2015 untuk Kabupaten Bantul, DIY.
“DPP PDIP juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran DPC PDIP Bantul, aktivitis, kader dan anggota PDIP Kabupaten Bantul untuk mengamankan, memperjuangkan terpilihnya Sri Surya Widati dan Misbakul Munir sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bantul,” ucapnya.
PDIP bahkan mengancam akan memberikan sanksi bagi kader yang tak mengindahkan SK DPP PDIP tersebut. Namun, tak menutup kemungkinan jika DPP PDIP juga akan melakukan perbaikan.
Ketua DPP PDIP Bidang Rekruitmen dan Kaderisasi, HM Idham Samawi mengatakan, pemberian rekomendasi calon Bupati dan calon Wakil Bupati dilakukan secara terpisah. Pada tahap pertama ini ada 104 rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP PDIP untuk pilkada Kabupaten/Kota dari 269 rekomendasi yang akan dikeluarkan dalam pilkada serentak.
“104 rekomendasi yang lebih awal diberikan dengan pertimbangan calon yang diusung ada calon incumbent, memenangkan pileg dan memenangkan pilpres,” ucap Idham yang kini menjadi tersangka kasus korupsi dana hibah Koni ke Persiba Bantul sebesar Rp 12,5 milyar.
Idham menegaskan meski telah mendeklarasikan calon bupati dan calon wakil bupati, PDIP siap bekerjasama dengan partai lain untuk memenangkan calon dari PDIP. “Toh jika nantinya tidak ada yang mau berkoalisi maka tetap akan jalan terus.” (dik)

