Sindiran Panas Para Kader Muda Golkar

Ical-Agung

Dua tokoh utama Golkar yang tengah berkonflik, Aburizal Bakrie (kiri) dan Agung Laksono (kanan)

 

BeritaPrima, Jakarta - Pasca hasil dari PTUN, kondisi internal Golkar kembali memanas. Para kader muda Golkar mengekspresikan pendapatnya di media sosial. Beberapa ekspresi pendapat tersebut cukup memberikan kritikan yang tajam sebagai akibat dari respon hasil PTUN.

Salah satunya adalah kader muda Golkar dari Munas Versi Ancol. Indra Jaya Piliang, sebagai salah satu kader muda Golkar versi Ancol memberikan kritik keras . Ia mengkritik keras bahwa penguasaan kelompok oligarki kapital terhadap partai mengakibatkan jual beli kekuasaan secara telanjang dan terbuka yang akihirnya menjadikan rakyat sebagai korbannya.

“Partai bukan hak waris, bukan pula minyak sunubada. Tapi partai kudu diwariskan dalam keadaan terawatt, jauh dari oligarki capital. Penguasaan kelompok oligarki capital terhadap partai, bisa berakibat kepada jual beli kekuasaan secara telanjang dan terbuka, dengan rakyat sebagai korban.” Cuitannya dalam @IndraJPiliang pada pukul 11.05 hari Selasa, 2 April 2015.

Pendapat keras juga dituangkan oleh Tommy Soeharto. Putra dari Alm. Presiden Suharto ini juga mengemukakan pendapat yang tajam mengenai responnya dari hasil PTUN. Ia mengatakan kepada salah pihak terkait bahwa tidak perlu sok melindungi nama baik partai. “Selalu mengatas kredibilitas partai dan rakyat, ‘Kalau betul menghormati pendiri partai silahkan buktikan, jangan hanya sibuk cuap-cuap sok bijak. Tidak perlu sok melindungi nama baik partai, ‘perilaku anda semua sudah merusak nama baik partai.” ungkap cuitannya dalam @HutomoMP_9 pada hari Selasa, 2 April 2015, pukul 11.25.

Hasil dari gugatan di PTUN memang memicu sindiran panas. Wajar saja, para pihak saling berdebat karena sangat berhubungan dengan kekuasaan partai Golkar yang merupakan partai kedua terbesar setelah PDIP dalam suksesi Pemilu 2014 ini.

(Agil Kurniadi)

(Visited 59 times, 1 visits today)
Kategori: Parpol

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*