Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Selasa , 23 Agustus 2016
merokok

PPP Dukung Harga Rokok Jadi Rp50 Ribu Per Bungkus

BeritaPrima.com, Jakarta - Kalangan Dewan terus memberi dukungan terhadap wacana menaikkan harga rokok hingga mencapai Rp 50 ribu per bungkus. Harapannya, kenaikan tersebut bisa meningkatkan pendapatan negara dan mengurangi masyarakat perokok aktif di masyarakat.

“Saya kira, ini merupakan hal positif dan patut kita dukung bersama. Sebab, kita semua tahu bahwa merokok itu tidak baik bagi kesehatan,” kata anggota Komisi IX DPR M Iqbal, Jumat malam (19/8).

Wacana harga rokok dinaikkan menjadi Rp 50 ribu per bungkus berawal dari hasil survei Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Manusia Universitas Indonesia (UI). Dari survei itu didapat, sebanyak 46 persen perokok mengaku bakal berhenti jika harga rokok dinaikkan 300 persen.

Survei itu dilakukan terhadap 1.000 orang pada Desember 2015 hingga Januari 2016. Tujuannya untuk mengetahui pendapat masyarakat tentang kenaikkan harga maupun konsumsi rokok. Diketahui 41,3 persen responden mengonsumsi rokok satu hingga dua bungkus per hari dengan biaya Rp 450 ribu hingga Rp 600 ribu per bulan.

Menurut Iqbal, sampai saat ini, kenaikan harga rokok masih sebatas wacana. Hingga kini, belum ada penjelasan pemerintah mengenai rencana itu. Jika pemerintah sudah memberikan penjelasan, dirinya siap mendukung rencana itu.

“Seandainya hal ini benar dan ada penjelasan dari pemerintah bahwa kenaikan harga rokok ini dimaksudkan untuk menjadikan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa rokok dan juga agar bisa mengurangi jumlah perokok, khususnya di kalangan remaja, saya kita harus didukung,” ucap politisi PPP itu. (dik)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *