Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Rabu , 24 Agustus 2016
ahok-pusing

Rekam Jejak Loyalitasnya Buruk, PDIP Harus Pikir Ulang Untuk Usung Ahok

IndoElection.com, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sudah memainkan politik memecah belah.

Ucapan Basuki atau Ahok yang menyebut tidak membutuhkan PDIP, melainkan hanya Ketua DPP PDIP bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Djarot Saiful Hidayat dinilai merupakan upaya untuk mengadu domba Djarot dengan PDIP.

Andreas pun menilai Ahok hanya melihat parpol sebagai alat untuk mencapai kekuasaan di Jakarta. Dia mengatakan PDI-P perlu berfikir ulang untuk mengusung Ahok di Pilkada DKI 2017.

“Dengan track record loyalitasnya yang buruk, political tricky-nya yang sangat licin, saya kira bukan hanya PDI Perjuangan yang perlu berpikir ulang untuk mengusung Ahok,” ujar Andreas melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (20/8/2016).

“Parpol-parpol yang sudah mendukung pun perlu berpikir lagi untuk dukungannya pada Ahok, kalau tidak hendak menjadi korban pragmatisme Ahok,” tambah Andreas.

Sebelumnya, Ahok mengatakan, kedatangannya ke kantor DPP PDIP, di Jalan Diponegoro, Jakarta, bukan untuk mendaftarkan diri sebagai bakal cagub DKI dari PDI Perjuangan. Bukan juga untuk meminta dukungan dari PDIP.

Ahok mengaku datang ke sana hanya untuk meminta izin berpasangan kembali dengan Ketua DPP PDI-P Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Djarot Saiful Hidayat dalam Pilkada DKI 2017.

“Saya enggak minta (dukungan) PDIP loh, saya minta Djarot mau enggak ikut saya jadi wakil,” tambah Ahok. (dik)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *