IndoElection.com, Jakarta - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dinilai paling potensial melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Giatnya pengusaha muda itu melakukan sosialisasi membuat popularitasnya merangkak naik.
“Akibatnya warga Jakarta semakin mengenal sosok Sandiaga Uno,” kata pengamat politik yang juga dosen FISIP Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara, Selasa, 21 Juni 2016.
Igor melihat Sandiaga adalah bakal calon gubernur yang rajin blusukan menjumpai warga DKI dari berbagai strata sosial, terutama menengah ke bawah dan pinggiran. Selama lebih dari 3 bulan ini, ia mencatat yang bersangkutan sudah mengunjungi lebih dari 105 kelurahan.
“Keseriusan yang dibuktikan dengan kerja nyata adalah poin penting yang dilihat penduduk Jakarta. Peningkatan popularitas dan elektabilitas Sandiaga Uno berjalan seiring dengan semakin dikenalnya Sandiaga Uno bagi publik DKI,” kata Igor lagi.
Igor juga melihat Sandiaga aktif menjalin komunikasi dengan partai politik. Bahkan ia mau mengikuti penjaringan (fit and proper test) parpol lain selain Gerindra, seperti PDIP, Demokrat, PKB, PKS, PAN, dan PPP.
“Ini menunjukkan fleksibilitasnya sebagai kandidat. Loyalitasnya tidak diragukan lagi. Jakarta membutuhkan pemimpin baru yang setia menuntaskan masa jabatannya sebagai Gubernur selama 5 tahun,” katanya.
Igor melanjutkan, secara fisik Sandiaga juga terlihat baik. Kriteria ini menjadi cukup berpengaruh bagi pemilih pemula dan perempuan.
“Secara teoritis, image pertama seseorang umumnya didasarkan pada aspek visual. Apalagi pikiran manusia itu terbatas, sehingga persepsi pemilih cenderung disaring oleh filter fisiologis. Di antara kandidat lainnya, Sandiaga Uno paling muda dan good looking,” tuturnya. (dik)
BeritaPrima.com Bicara Fakta