Kartika Putri Buka-Bukaan Soal Isu Bisa Dibooking Dengan Tarif Rp150 Juta

Kartika Putri ikut terseret dalam kasus prostitusi yang melibatkan muncikari RA.
BeritaPrima, Jakarta - Kartika Putri ikut terseret dalam kasus prostitusi yang melibatkan muncikari RA. Ia disebut-sebut sebagai artis yang bisa diajak kencan dengan tarif Rp150 juta. Kartika membantah soal tersebut. Ia pun akhirnya angkat bicara di Pesbukers, Rabu 3 Juni 2015.
Di acara itu, ia menjadi bintang tamu di segmen OSCAR. Namun, Kartika sempat dibuat marah, lantaran Jessica sempat menjadikan isu prostitusi itu sebagai bahan guyonan. Ia pun meninggalkan lokasi.
Tetapi, Jessica langsung menyusul Kartika. “Saya pikir itu di sini keluarga, tapi kok malah begini. Coba kalau yang disebutkan itu inisial JI (Jessica Iskandar). Harus bisa bedakan dong, mana yang bisa dibercandain, mana yang serius,” ujar Kartika, menahan tangis.
Jessica pun membujuk Kartika, dan mengajak artis tersebut untuk kembali ke kursi. Kartika menurut, dan mengikuti Jessica. Di situlah akhirnya Kartika bercerita masalah yang sedang dihadapinya.
Ia mengaku terkejut saat di acara keluarga besarnya, semua orang mendadak terdiam ketika dia datang. Salah satu pamannya melemparkan koran. Ia kaget saat melihat namanya tertulis di surat kabar tersebut.
“Ditulis KP Rp150 juta. Saya selama ini berusaha menjaga harga diri sebaik mungkin. Dengan diberi harga itu, saya merasa tak punya harga diri lagi,” ujarnya menangis.
Kartika menegaskan bahwa tuduhan itu tidak benar. Dia akan membuktikan hal tersebut. “Saya sudah konsultasi dan melaporkan kasus ini ke polisi,” katanya.
Kartika Putri mengaku takut keluar rumah sejak muncul pergunjingan tak sedap tersebut. Dia tidak habis pikir kenapa bisa diisukan masuk dalam daftar artis yang bisa diajak kencan dengan tarif Rp150 juta.
Karena diberitakan seperti itu, Kartika mengaku sedih dan sering menangis. Ia bahkan bercerita, semenjak ramai berita tak sedap itu, keluarganya berubah jadi tak ramah.
“Sedihnya di satu momen, kumpul keluarga dari mana-mana, biasanya suasana hangat. Saya datang kok suasana jadi berubah nggak hangat. Saya tegur mereka cuek,” katanya.
Kini, Kartika pun sibuk membenahi diri karena pemberitaan miring itu. Sampai akhirnya, ia lelah mengkonfirmasi berita yang dianggapnya bohong tersebut.
Sejauh ini, katanya, ia selalu menjaga nama baik keluarga dan juga menjaga harga dirinya. Tapi ketika ia diberitakan bisa dibooking dengan tarif kencan Rp150 juta tanpa dia ketahui, hal itu sangat membuatnya kecewa. Kartika bahkan mengaku sempat merasa tak percaya diri ketika ke luar rumah.
“Saya sering menangis. Apalagi saat berada di lingkungan luar, saya lewat, makan di satu restoran, orang bertanya hal itu. Saya merasa minder, merasa kecil,” katanya.
Karena sering disudutkan, akhirnya Kartika pun dituntut keluarga untuk melaporkan masalah ini pada pihak yang berwajib. Ia pun telah membuat berita acara pemeriksaan di kanotr polisi. Ia tak mau nama baiknya terus tercemar, dan terus-menerus menjadi topik gosip tak sedap. (aud)

