Mpok Nori, Hari Jumat, dan Jumat Agung
BeritaPrima, Jakarta - Jakarta-Hari ini adalah hari yang sacral, sekaligus juga kepedihan. Hari ini, komedian senior Mpok Nori meninggal pada pagi hari ini (, pukul 07.40. di Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 84 tahun.
Selama hidupnya, Beliau mengabdikan dirinya dalam dunia lawak. Celoteh Mpok Nori yang khas akan logat Betawi membuat dunia lawak tanah air menjadi lebih berarti. Gelak tawa para penonton selalu mengiringi celoteh-celoteh lucunya.
|
Pilihan Redaksi
|
Kini, Mpok Nori meninggal, meninggalkan kenangan-kenangan lucu dari dunia lawak. Setelah Olga wafatnya Syahputra, duka haru menimpa lagi kepada bangsa Indonesia. Wafatnya di hari jumat ini memberikan sebuah gambaran epos hidupnya sebagai pengabdi dunia hiburan.
Ada yang menarik dalam wafatnya Mpok Nori. Beliau wafat di hari Jumat yang bertepatan pula dengan Jumat Agung. Dalam agama Islam, orang yang mati di hari Jumat akan terbebaskan dari azab kubur. Allah SWT senantiasa melindunginya dari azab kubur. Sementara pada hari ini juga dalam dunia nasrani, Jumat Agung adalah hari pengakuan dosa. Bagi umat Nasrani, hari ini adalah momen penting dalam pengakuan dosa sebagai upaya menebus dosa-dosanya yang menyelimuti tubuh dan jiwanya.
Wafatnya Mpok Nori hari ini adalah pertanda kepadanya sebagai ucapan selamat datang di dunia yang baru, dunia akhirat, di mana Allah SWT selalu memberikan rahmat kepadanya. Wafatnya hari ini didoakan oleh bangsa Indonesia, terutama di kalangan muslim dan nasrani. Semoga Mpok Nori meninggal dalam damai.
(Agil Kurniadi)


