Ini Jawaban Menpora Terkait Ancaman Sanksi Dari FIFA

PELANTIKAN KNPI 2015-2018

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengaku belum membaca surat FIFA yang diserahkan PSSI, Selasa sore (5/5/2015). (Foto: BeritaPrima/ Sonny Eko Kusetiawan)

BeritaPrima, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengaku belum membaca surat FIFA yang diserahkan PSSI, Selasa sore (5/5/2015). Menpora juga mengatakan tidak tahu Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti, datang untuk menemuinya.

La Nyalla menyambangi Kemenpora bersama Acting Sekretaris Jenderal PSSI, Azwan Karim, dan anggota tim hukum PSSI. Kedatangan PSSI ini untuk menyampaikan surat FIFA yang diterima pihaknya Senin 4 Mei 2015.

Namun, upaya La Nyalla untuk menemui Menpora gagal. Surat dari FIFA akhirnya hanya diserahkan kepada Asisten Deputi Bidang Organisasi Keolahragaan, Doddy Ismadi.

“Kalau suratnya masuk sore atau siang, itu besok baru masuk (ke saya) dan saya baca. Sampai sekarang belum saya baca,” kata Imam Nahrawi kepada wartawan di kantor Kemenpora, Selasa malam.

“Saya tidak tahu (kalau ada pengurus PSSI). Kami bertemu wartawan saja mau, masak ketemu sama ketum (PSSI) begini enggak,” lanjut politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut.

Surat tersebut sebenarnya berisi himbauan agar PSSI dan Menpora untuk menemukan solusi terbaik hingga 29 Mei 2015 mendatang mendatang. Jika tidak, masih dalam surat yang ditandatangani Sekjen Jerome Valcke itu, maka FIFA tidak segan untuk menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Imam Nahrawi mengaku yakin FIFA tak akan menjatuhkan sanksi kepada Indonesia. Dia pun berencana untuk mengirimkan surat kepada FIFA untuk memberikan penjelasan.

“Pasti FIFA akan kami kirimi surat kembali atau paling tidak saya luncurkan tim untuk menjelaskan secara detail, termasuk temuan Tim Sembilan. Jadi FIFA jangan hanya melihat dari laporan PSSI, tapi mendengar betul dan meresapi sekaligus mengubah niat untuk memperbaiki sepakbola,” ujar Menpora.

Terkait proses rekonsiliasi dengan PSSI, Pria asal Bangkalan ini masih akan menunggu hasil gugatan PSSI ke Pengadilan Tata Usaha Negara PTUN. “Ya kan kami sudah digugat ke PTUN. Jadi kita lihat hasilnya. Itu saja,” tuturnya. (feb)

(Visited 28 times, 1 visits today)
Kategori: Bola

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*