Lance Armstrong Bangkrut Setelah Gelar Juara Dunianya Dicopot
BeritaPrima, Dallas – Lance Armstrong, mantan pembalap sepeda yang gelar juara Tour de France-nya dicopot, mengalami nasib yang sungguh sial setelah pencopotan gelarnya. Kini ia harus membayar US$10 juta karena kalah dalam sebuah sengketa hukum terkait pertikaiannya dengan perusahaan asuransi, SCA Promotions Inc.
Kasus ini berawal ketika pada tahun 2006 Armstrong menerima hadiah sebesar US$ 7,5 juta atau sekitar Rp75 miliar dari SCA. Hadiah tersebut diberikan SCA kepada Armstrong karena ia berhasil menciptakan fenomena dalam dunia balapan sepeda dengan keberhasilannya merebut juara Tour de France sampai tujuh kali.
Belakangan ini, Armstrong didakwa menggunakan doping. Dalam sebuah wawancara dengan Oprah Winfrey pada Bulan Januari 2013, Armstrong mengakui hal tersebut (doping).
Sebenarnya, Armstrong sudah pernah melakukan tes doping pada tahun 1999, namun entah kenapa kasusnya itu tidak pernah tereskpos dan ia tetap bisa melakukan balapan hingga akhirnya berhasil menjuarai gelaran balapan sepeda paling bergengsi, Tour de-France hingga tujuh kali.
Tuntutan yang dilakukan SCA juga berawal dari tindakan Armstrong sendiri yang bersumpah terhadap uangnya yang diberikan oleh SCA sebagai uang taruhan jika dirinya terbukti melakukan doping.
Akhirnya ketika terbukti melakukan doping, Armstrong harus menerima kenyataan karena gelarnya dicopot. Dalam dunia olahraga, pengguna doping yang mendapatkan hukuman adalah sebuah hal yang lumrah karena dianggap tidak sportif. Padahal tujuan utama olahrga adalah menanam dan menyebarkan semangat sportivitasme.
Ibarat sudah jatuh lalu tertimpa tangga, kini pebalap sepeda yang menderita kanker itu harus membayar sejuamlah uang kepada SCA. Parahnya lagi, tuntutan SCA tidak hanya pengembalian uang hadiah mereka melainkan juga menuntut biaya proses hukum, bunga, dan kerugian lain.
Dalam sebuah tulisan, SCA pernah mengatakan, “keputusan, yang harus dibayar langsung ke SCA, diyakini sebagai sanksi yang terbesar atas individu dalam sejarah peradilan Amerika,” “Menurut keputusan tertulis juri, sanksi menghukum Armstrong karena pertunjukan yang tidak tertandingi dalam sumpah palsu internasional, penipuan, dan persekongkolan,” SCA menambahkan.
(Muhammad Robbani)


