Mourinho Tolak Chelsea Disebut Favorit Juara
BeritaPrima, London - Jose Mourinho, pelatih Chelsea FC,menampik bahwa tim yang diasuhnya yakni Chelsea disebut sebagai favorit juara. Pengalam akan banyaknya tim kejutan yang mengalahkan tim-tim besar di Liga Champion menjadi alasan Mourinho untuk menolak bahwa timnya adalah kandidat juara.
Mourinho beranggapan, “Liga Champion adalah turnamen penuh kejutan”. “Dalam satu dekade terkahir peluang juara antara tim unggulan dan non-unggulan adalah 50-50,” ujar Mourinho di laman resmi UEFA.
Ucapan pelatih asal Portugal ini bisa dibilang ada benarnya. Tahun 2004 misalnya, FC Porto bertemu di final Liga Champion melawan AS Monaco. Dua tim tersebut merupakan 2 tim yang tidak diperhitungkan sama sekali bisa melaju ke final pada saat itu. Kebetulan, FC Porto saat itu dilatih oleh Mourinho.
Setahun kemudian tepatnya pada 25 Mei 2005, Liga Champion memunculkan Liverpool sebagai juara pada pertandingan yang digelar di Istanbul. Saat Liverpool berhasil mengalahkan AC Milan setelah tertinggal 3-0 terlebih dahulu di babak pertama. Namun di babak kedua, Liverpool berhasil menyamakan kedudukan hanya dalam tempo 15 menit. Liverpool pun menang dalam babak adu pinalti. Final Liga Champion ini bahkan dijuluki sebagai The Most Dramatic Liga Champion Final Ever.
Loncat ke tahun lalu ketika Atletico Madrid secara mengejutkan melaju ke babak Final Liga Champion 2014. Final ini disebut sebagai All Madrid Derby atau All Spain Derby, karena lawan Atletico di final adalah Real Madrid. Meski final ini dimenangi Madrid, Atletico berhasil mengejutkan semua orang atas torehannya. Atletico sendiri saat itu memunculkan Diego Costa sebagai striker tajam Eropa.
Atas berbagai kejutan yang terjadi, tidak salah Mourinho menolak bahwa Timnya Chelsea untuk diunggulkan karena potensi kejutan selalu ada. Mourinho tidak ingin timnya dilabeli favorit tapi pada akhirnya dikalahkan. Seperti halnya ketika tahun lalu Chelsea yang dilatihnya dikalahkan oleh Atletico di babak semifinal.
(Muhammad Robbani)

