Tontowi/Liliyana Gagal, Hendra/Ahsan Melenggang ke Final

Pasangan ganda putra Hendra/Ahsan berhasil melaju ke final Malaysia Open.
BeritaPrima, Kuala Lumpur - Kegagalan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melaju ke partai puncak Malaysia Open Super Series 2015 nampaknya tidak mempengaruhi mental pasangan ganda putra andalan pelatnas Cipayung, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
|
Pilihan Redaksi
|
Menjadi tumpuan akhir skuad Merah Putih untuk meraih gelar, Hendra/Ahsan mampu menjawab tantangan tersebut dengan menghempaskan duet Denmark yang juga unggulan kedua, Mathias Boe/Carsten Mogensen dengan pertarungan tiga gim, 21-16, 18-21, 21-16.
Tampil memukau di gim pertama, Hendra/Ahsan langsung melaju jauh di angka 11-5 pada jeda interval. Tekanan hebat yang digencarkan pasangan ranking 8 dunia, menuntaskan perlawan gim pertama 21-16.
Gim kedua Hendra/Ahsan menemui kesulitan menembus rapatnya pertahanan Boe/Mogensen, meski sempat unggul 11-10 baiknya antisipasi bola-bola depan oleh Boe/Megensen membuat juara All England 2014 mengejar angka 11-16 dan menutupnya lewat raihan poin 18-21.
Pada gim penentuan Boe/Carsten Mogensen menunjukan kematangannya. Meski kejar mengejar angka kerpa terjadi, tiket partai final mampu dipastikan dalam laga berdurasi 57 menit ini. Hendra/Ahsan kembali menang 21-16.
Kemenangan ini akan membuka peluang Hendra/Ahsan untuk mengulangi torehan prestasi 2 tahun lalu, yang berhasil memboyong gelar di Negeri Jiran tersebut.
Sebelumnya, pasangan ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir gagal melaju ke final. Pada laga semifinal, mereka dihentikan unggulan pertama asal Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei.
Pada pertandingan yang digelar di Putra Stadium, Bukit Jalil, Sabtu 4 April 2015, Tontowi Liliyana awalnya memberi perlawanan ketat. Kejar-kejaran poin pun sempat terjadi pada gim pertama. Namun, pasangan Tiongkok akhirnya mengunci kemenangan 21-19 di akhir gim pertama.
Memasuki gim kedua, Tontowi/Liliyana bermain lebih baik dari pasangan yang kini menempati peringkat dua dunia BWF tersebut. Meski sempat mendapat perlawanan ketat, Tontowi/Liliyana kemudian dominan dan memenangi gim kedua dengan 21-14.
Sayangnya, performa tersebut gagal dipertahankan Tontowi/Liliyana pada gim penentuan. Sejak skor sama kuat 1-1, mereka selalu tertinggal. Kesalahan pun terjadi berulang-ulang. Dan, Zhang Nan/Zhao Yunlei pun akhirnya menang dengan skor 21-11.
Dengan hasil tersebut, Indonesia dipastikan tanpa gelar dari nomor ganda campuran. Dan, di ajang Malaysia Open, Indonesia tinggal berharap pada ganda putra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, yang ketika berita ini diturunkan, masih melakoni laga semifinal. (feb)

