Wow, Renovasi GBK Butuh Dana Rp 500 Miliar
BeritaPrima.com, Jakarta - Anggaran yang dibutuhkan untuk renovasi kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta adalah Rp 500 miliar dengan renovasi bentuk Moderate Plus. Renovasi tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan Asian Games 2018.
“Dari anggaran Kemenpora 2015 sebesar Rp 3,3 triliun diantaranya Rp 500 miliar untuk renovasi GBK. Renovasinya akan dimulai pada Januari 2016,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi dalam acara Refleksi Akhir Tahun Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), di Media Center Kemenpora, Senin (28/12/2015).
Renovasi GBK nantinya berbentuk moderate plus, yaitu renovasi dengan beberapa pembangunan baru. Namun, tetap mempertimbangkan keaslian bangunan karena kawasan GBK termasuk dalam cagar budaya.
Penganggaran untuk renovasi GBK ini menggunakan sistem multi year (sistem anggaran yang dilakukan melebihi satu tahun anggaran).
“Meskipun, sistemnya multi year, renovasi harus jalan terlebih dahulu. Setelah itu, baru akan dikonsultasikan bentuk renovasinya seperti apa,” ucap Imam.
Beberapa perombakan fisik baru akan terlihat pada renovasi di Stadion Utama GBK dan venue aquatik sementara sisanya hanya dilakukan perbaikan.
“Pembangunan konsep moderate adalah usulan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Beberapa venue di GBK akan disesuaikan dengan standar internasional dari Komite Olimpiade Asia (OCA),” kata Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewabroto.
“Presiden Jokowi tidak mau kami hanya sekadar merapikan GBK seperti tahun 1962. Jadi harus benar-benar tampil beda,” terang Gatot.
Untuk Stadion akan ada perombakan pada beberapa sektor diantaranya pada bangku penonton. Nantinya bangku penonton akan menggunakan kursi tunggal bernomor. Stadion Utama GBk sudah lama tak direnovasi.
Terakhir kali stadion dirapikan pada 2007 ketika Indonesia menjadi tuan rumah turnamen sepak bola Piala Asia. (feb)

