BeritaPrima.com, Makassar - Sungguh tragis nasib Armidi (31) dan Eli Susanti (28). Pasangan suami istri ini ditemukan tewas dengan leher nyaris putus di kebun sawit dekat rumahnya di Desa Bunglai, Kampung V, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu, 20 Agustus.
Armidi tewas terlentang dengan luka sayatan di leher bagian depan, sementara istrinya tertelungkup dengan sayatan di leher bagian belakang.
Mayat pasutri tersebut pertama kali ditemukan oleh Jamil, adik kandung Armidi yang mendengar istri kakaknya menjerit histeris. Khawatir terjadi sesuatu, Jamil bergegas masuk ke kebun karet kakaknya menuju sumber suara.
Dia terkejut, mendapati kakak dan iparnya tewas bersimbah darah, mengalami luka di leher dengan posisi berdekatan.
Jamil langsung memberi tahu warga dan melaporkan kejadian Ini ke Polisi. Mayat korban baru dievakuasi setelah petugas Polsek Peninjauan bersama Polres OKU tiba dan langsung melakukan olah TKP.
Dari tempat kejadian, petugas menemukan sebilah parang berlumuran darah diduga digunakan untuk menggorok dua leher korban. Motif kematian Pasutri ini disinyalir masalah rumah tangga. Mereka sering cekcok sejak enam bulan terakhir lantaran Armindi menuduh istrinya selingkuh.
Kapolsek Peninjauan AKP Rachmad Haji mengatakan, penyebab kematian korban masih diselidiki. Apakah murni pembunuhan, perampokan atau bunuh diri. Termasuk pelaku pembunuhan juga masih didalami.
“Kami telah mengambil keterangan sejumlah saksi, pasangan suami istri ini memang sering berkelahi di Kebun karena masalah keluarga. Tapi, apakah hal itu ada kaitannya dengan kematian korban, belum bisa dipastikan, masih diselidiki,” jelasnya. (ren)
BeritaPrima.com Bicara Fakta