BeritaPrima.com, Medan - Pasca peristiwa tewasnya Ramli yang diduga dibunuh dua orang preman karena dianggap sebagai kibus polisi terkait penangkapan seorang bandar Narkoba oleh pihak Kepolisian Resort (Polsek) Sunggal beberapa waktu lalu.
Alex (40) warga Jalan Dr Mansyur Medan, yang tak lain adalah paman Ramli pun angkat bicara dan menepis tudingan miring yang menyebutkan bahwa keponakannya Ramli merupakan kibus pihak kepolisian.
“Gak mungkin keponakan saya itu kibus polisi sebagaimana dituduhkan. Ramli dikenal anak yang pandai berteman dan tidak pernah ada hubungan dengan pihak kepolisian,” tuturnya
Namun walaupun demikian kata Alex, ia tetap berkeyakinan kalau pembunuhan Ramli telah direncana dan lakoni oleh sang bandar Narkoba yang sebelumnya pernah ditangkap oleh pihak Polsek Sunggal.
“Alasanya Ramli dituduh menjadi kibus dalam penangkapan itu, Padahal Ramli tidak mungkin menjadi kibus pihak kepolisian. Ramli juga tidak pernah ada hubungan dengan pihak kepolisian,” tandasnya.
Diketahui, pembunuhan Ramli terjadi, Selasa (14/6/2016) dikawasan Jalan Setia Budi Medan. Ramli dikeroyok oleh dua orang pelaku yakni Dedi Lubis (29) dan rekanya Nazer (24) dengan mengunakan senjata tajam.
Dari pengakuan pelaku Dedi, pembunuhan terhadap Ramli atas perintah Usup yang dikenalnya sewaktu bersama menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Kusta Medan beberapa tahun yang lalu.
Sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, Dedi terlebih dahulu mendapat perintah dari Usuf melalui handphone untuk menjemput Ramli kesuatu tempat. Dan ketika berada dikawasan sepi Jalan Setia Budi Medan, Dedi bersama Nazer pun memulai aksinya sekaligus hendak merampas motor Beat milik korban.
Namun karena aksinya mendapat perlawanan dari koban, Dedi pun kalut sehingga langsung mengeluarkan senjata tajam yang diduga telah dipersiapkan sebelumnya dan menancapkannya tepat ke kepala korban (Ramli-red), hingga korban pun jatuh dan tak sadarkan diri.
Melihat kondisi Ramli yang sudah tidak sadarkan diri, Dedi dan Nazer pun berupaya kabur, namun apes bagi keduanya, dimana aksi pembunuhan tersebut ternyata diketahui warga sekitar lokasi kejadian.
Selanjutnya tanpa dikomandoi warga yang melihat aksi nekat kedua pelaku pun datang dan langsung menghajar keduanya hingga babak belur sebelum akhirnya diamankan ke Polsek Sunggal. (dyn)
BeritaPrima.com Bicara Fakta