IndoElection.com, Jakarta - Pertarungan jelang Pilgub DKI Jakarta semakin memanas. Bahkan, empat partai yang terdiri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN) membentuk koalisi poros tengah untuk menantang calon petahana, Basuki Tjahja Purnama (Ahok).
“Koalisi kami sudah solid, yaitu Demokrat, PAN, PPP, dan PKB. Jadi sudah ada kebersamaan disini sepakat akan mendukung salah satu calon terbaik,” ujar Wakil Ketua Umum Demokrat, Syarief Hasan di komplek parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2016).
Namun, Syarief memilih untuk merahasiakan sosok yang bakal dijagokan di Pilgub DKI. Meski demikian, ia mengklaim sudah mengantongi calon untuk menduduki kursi DKI 1 dan tinggal mensimulasikan kandidat yang dimajukan di cagub dan cawagub.
“Jadi kita harapkan simulasi ini diajukan bersama-sama, pada saat itulah akan kita tentukan,” sambungnya.
Kata anggota Komisi I DPR itu, nanti juga akan disesuaikan dengan hasil survei dan elektabilitas masing-masing calon. Bahkan, ia mengklaim pimpinan Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, tak ikut campur menentukan siapa yang dijagokan.
“Pak SBY tidak intervensi. Kalau koalisi, ya kesepakatan partai koalisi,” tandasnya. (dik)
BeritaPrima.com Bicara Fakta