BeritaPrima.com, Jakarta - Beredar pesan berantai ancaman serangan geng motor yang ditujukan terhadap warga Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Pesan tersebut muncul pasca pertikaian pada Minggu, 31 Juli, dinihari.
“Iya memang benar ada tawuran, cuma kejadiannya Sabtu malam atau Minggu dini hari. Tawuran antar beberapa orang saja, tidak banyak,” ujar Kapolsek Duren Sawit, Kompol Yudho saat dikonfirmasi awak media, Kamis (4/8/2016).
Dua orang mengalami luka-luka pada bentrokan malam itu. Korban ialah Ruslan Septian (23) yang mengalami luka bacok di bagian punggung dan Muhammad Effendi (20) menderita luka bakar akibat siraman air keras.
Berikut isi pesan ancaman tersebut:
“Penting !!
klo prgi kmana2 jgn pulang mlm2 dlu
Soalnya pondok bambu lg siaga 1 tawuran geng motor
Mulai jam 8 mlm smpe subuh
Orang2 geng motornya mrka muter cari lawan ad yg dri daerah st.anna, jogja, bea cukai, bkt
Bahkan mrka masuk2 ke dalam kampung2 rumah warga
Dan uda ada korban kena air keras,cerurit,batu, samurai
Dan uda ada korban yg meninggal,ad yg lg kritis jg di rs
Kjadian sering di depan supermarket jogja
Lg bener2 serem bgt
Dri bkt sampai majestik pdk bambu bener2 rawan
Tolong dksh tau ke saudara atau tman2 lain yg sring lewat daerah sini.
*HIMBAUAN untuk warga PONDOK BAMBU*
Jangan pulang malam lbh dari jam 23 an , di Pondok Bambu sedang ” rusuh ” dua malam ini (mlm sabtu dan mlm minggu) terjadi penusukan warga kita di Jln Pahlawan Revolusi tepatnya di dpn komplek Bea Cukai RW 04, oleh segerombolan anak muda (orang2) bermotor dgn knalpot meraung2 keras skl, mereka membabat/ menusuk anak2 usia muda sekitar RW 04 siapa saja tanpa jelas sebabnya. Info didapat dari Pak RT/RW dan Pak Rohimi serta Pak Lurah baru saja.
Saat ini semua portal2 didaerah Pd Bambu ditutup jam 11 mlm utk menghindari gerombolan anak2 muda naik motor msk2 kekampung kita dgn alasan balas dendam tp tdk jelas siapa yg dicari, tujuannya jg ga jelas dan mrk darimana jg tdk ada yg tau.
Tlg jgn skl2 keluar malam makan2 dipinggir jalan Pahlawan Revolusi Pd Bambu walaupun lapar skl utk saat ini, sdng GAWAT.
Jd utk menghindari hal2 tsb segera pulang kerumah.
Terimakasih.”
BeritaPrima.com Bicara Fakta