Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Minggu , 21 Agustus 2016
pm-australia-jadi-kontroversi

Beri Uang Ke Pengemis Uang, PM Australia Undang Kontroversi Netizen

BeritaPrima.com, Jakarta – Jika orang-orang mengatakan tidak ada perbuatan baik yang tidak mendapat balasan. Hal itulah yang dialami Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Turnbull saat tertangkap kamera memberi uang tunai sebesar lima dolar Australia atau senilai Rp50 ribu kepada seorang pengemis.

Saat itu, Turnbull sedang berjalan di Melbourne, Australia untuk berpidato mengenai perkembangan ekonomi di Negara Kanguru. Tiba-tiba Turnbull berhenti untuk menyalami si pengemis kemudian menyelipkan uang tunai ke cangkir pengemis itu. Namun, tindakan kedermawanan sederhana itu secara cepat menjadi perbincangan besar di media sosial. Turnbull mendapat berbagai komentar dari para netizen.

Sebagaimana dilansir BBC, Jumat (19/8/2016), beberapa dari mereka menyebut Malcolm Turnbull adalah orang pelit, karena sebagai orang kaya raya, ia hanya memberi uang sebesar lima dolar Australia dari gumpalan uang tunai yang dipegangnya. Namun di sisi lain, ia justru dikritik karena telah memberi uang kepada pengemis.

Walikota Melbourne Robert Doyle menyarankan agar Turnbull sebaiknya memberi sumbangan amal, karena memberi uang kepada para pengemis sama saja membantu kebiasaan narkoba dan melestarikan kemiskinan. Beberapa orang juga mengatakan Turnbull sengaja melakukan itu untuk menunjukkan kemurahan hatinya kepada kamera di sekitarnya.

Dari sekian banyak komentar negatif, tak sedikit pula yang memberi dukungan kepada Turnbull. Salah satunya adalah seorang pengguna Twitter, ia menulis “Kalian melihat orang yang dapat memberi lebih. Saya melihat orang yang memberi.”

Mendapat banyak tanggapan, Turnbull pun mengklarifikasi tindakannya pada Kamis 18 Agustus itu, “Saya merasa kasihan kepada pria itu. Hal tersebut merupakan reaksi alami manusia dan saya minta maaf jika itu telah mengecewakan beberapa orang,” ucapnya.

Sebelum menjabat menjadi PM Australia, Turnbull merupakan hartawan yang menjabat sebagai kepala bank investasi. Ia telah menghadapi beberapa kegagalan karena mempertahankan kekuasaan dalam pemilu Australia pada Juli lalu. (feb)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *