Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Minggu , 21 Agustus 2016
vaksinpalsu5

Besok, Korban Vaksin Palsu Diimunisasi Ulang Di Tiga RS Ini

BeritaPrima.com, Jakarta – Menindaklanjuti kasus maraknya peredaran vaksin palsu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Moeloek, berkomitmen untuk memberikan imunisasi kepada para korban yang telah diberikan vaksin palsu.

“Kami memutuskan untuk melakukan imunisasi wajib, untuk meletigasi dampak pembelian vaksin palsu tersebut,” kata Nila saat menggelar konferensi pers di Kementerian Kesehatan, Minggu, 17 Juli 2016.

Dalam pernyataannya, Nila mengatakan akan melaksanakan imunisasi ulang secara bertahap mulai Senin, 18 Juli 2016.

“Besok hari Senin, kami sudah mempersiapkan bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov DKI Jakarta dan Dinkes Jawa Barat. Banten sementara belum, karena datanya belum lengkap,” ujar Nila.

Rencananya, pemberian imunisasi wajib bagi para korban vaksin palsu akan dilakukan di tiga tempat, yakni di Rumah Sakit (RS) Ciracas, Jakarta Timur, RS Harapan Bunda, Jakarta Timur, dan RS Sayang Bunda, Bekasi

Ia melanjutkan, pemberian imunisasi tidak dilakukan secara sekaligus, melainkan bertahap. Dari data korban yang telah didapatkan dan dikumpulkan, mereka nantinya akan diminta untuk datang melakukan vaksin ulang.

“Dari kemarin, Satgas sudah melakukan kontak kepada orangtua yang mau anaknya mendapat imunisasi wajib ini atau yang telah menerima vaksin palsu. Kami sudah menerima daftarnya, kurang lebih 20 orang. Mungkin besok masih bisa bertambah lagi,” tuturnya.

Selain itu, Nila juga meminta agar proses imunisasi ulang yang akan dilakukan besok didampingi dokter anak dan perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Hal ini dilakukan agar cara pemberian imunisasi ulang ini seragam dan menjadi pedoman untuk semua korban di seluruh Indonesia.

“Seandainya memang ada yang terkena dan ingin melakukan atau akan dilakukan lagi imunisasi wajib tersebut, ini caranya supaya seragam,” kata Nila. (feb)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *