Desa Shaolin Akan Segera Hadir di Australia
BeritaPrima, Shoalhaven – Kuil dari Tiongkok sangat terkenal dengan sisi sejarahnya, terutama tradisi silatnya. Saking terkenal dan populer akan reputasinya, komersialisasi dilakukan untuk menjadikannya alat penarik wisatawan.
Di Australia kini tengah dibangun kompleks kuil dan sekolah kungfu dengan dana senilai 297 juta dolar. Itu sudah termasuk hotel dan lapangan golf.
Dewan kota Shoalhaven di negara bagian New South Wales mengatakan awal bulan ini pembangun Desa Shaolin akan segera dimulai. Pihak Yayasan Shaolin Temple Australi, telah menyelesaikan pembelian lahan di Comberton Grange. Jika lancer, diatas lahan ini akan dibangun Desa Shaolin atau Shaolin Village.
Walikota Shoalhaven, Joanna Gash mengatakan Sabtu (28/2/2015), Dewan Kota dan pemerintah negara bagian telah menyetujui konsep rancangan proyek itu. Termasuk altar kuil dengan biara untuk tinggal para biksu, siswa akademi Kung Fu, sebuah hotel berbintang empat dengan 500 tempat tidur, lapangan golf dengan 27 lubang dan rumah tinggal.“Kami ingin melihat hal itu sesegera mungkin,” ujar Joanna seperti yang dikutip thestate.
“Tempat ini tidak hanya akan menjadi tempat yang penuh dengan hal spiritual saja, tetapi juga akan menjadi objek turisme,” tambahnya lagi.
Kuil Shaolin di negeri Cina yang dibangun pada abad ke-5 itu dengan cepat dikomersialkan oleh kepala biara Shi Yongxin pada satu dasawarsa terakhir. Walau muncul kecaman, Shi membela diri dengan mengatakan bahwa itu untuk melestarikan kuil dan budaya Budha. Shi mengunjungi Shoalhaven secara pribadi awal bulan ini untuk memberikan dana lebih dari 3 juta dolar, guna menyelesaikan pembebasan lahan, dan sikapnya itu sebagai komitmennya pada proyek itu.
(Dimas Wahyu)


