BeritaPrima.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan untuk mengganti sejumlah menteri. Salah satu yang diganti adalah Ferry Mursyidan Baldan.
Sejak 2014, Ferry menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Saat ini, jabatan tersebut dipegang oleh Sofyan Djalil.
Ketika acara pisah-sambut Menteri ATR/BPN, Ferry mengungkapkan dirinya tetap bersyukur telah diberi waktu 21 bulan untuk mengemban tugas tersebut.
“Kalau ada kesedihan, dan sesal saya kira wajar. Maafkan saya dan ibu, karena belum bisa melakukan hal yang memuaskan,” ujar Ferry di hadapan para staf Kementerian ATR/BPN, di Kantor Pusat ATR/BPN, Jakarta, Senin (1/8/2016).
Dia menuturkan, Kementerian ATR/BPN dianggap belum berhasil karena belum mengeluarkan segala kemampuannya.
Padahal, banyak orang-orang hebat yang bekerja di kementerian ini, namun kemampuannya tidak terasah maksimal.
Semboyan atau tag line “Senang Memudahkan” dalam lingkup kerja kemernterian, kata Ferry, justru berasal dari para kepala kantor wilayah (kanwil) di daerah.
“Banyak hal yang lucu, sedikit yang menyumbang kesedihan. Itu fakta kehidupan,” tutur Ferry.
Selama menjabat sebagai menteri, Ferry mengaku berupaya untuk melakukan hal yang terbaik dan semampunya.
Jika ada hal-hal yang belum selesai selama kepemimpinannya, dia tidak ingin lempar tanggung jawab begitu saja.
Ferry bahkan bersedia jika sewaktu-waktu Sofyan memanggilnya untuk melakukan tugas-tugas tertentu yang terkait dengan kebijakannya terdahulu.
“Akhir kata, perkenankan saya pamit mohon diri secara resmi. Saya berterima kasih diberi kemudahan dan difasilitasi menjadi ladang amal,” tandas Ferry. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta