BeritaPrima.com, Jakarta - Kakek yang meninggal dalam posisi duduk di depan kios Triton Kalibata Ciy dikenal pendiam. Di lingkungan Apartemen Kalibata City, lelaki bernama H Den Taulana itu kurang dikenal.
Menurut seorang petugas security Kalibata City, Gunawan, biasanya datang ke Kalibata City untuk makan di Kedai Nabila di Tower Borneo. Kedai itu memang milik kakak kandungnya yang sama-sama sudah lanjut usia. “Seringnya beliau duduk-duduk di taman atau di masjid,” lanjut Gunawan kepada BeritaPrima.com di Kalibata City, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2015) dini hari.
Hal ini diakui oleh sang kakak yang kala itu datang ke lokasi meninggalnya Taulana. Menurut perempuan berusia 60-an tahun tersebut, Taulana memang tinggal bersamanya di rumah yang ada di belakang apartemen Kalibata City. “Biasanya dia jarang keluar rumah. Kalau keluar paling cuma duduk-duduk di taman atau ke masjid yang ada di basement. Dia sukanya di masjid,” ujarnya.
Sebelum kejadian, cerita sang kakak, Taulana memang sempat mengeluh dadanya sesak. “Kemarin dia mengeluh sesak. Kemudian saya kasih uang Rp500 ribu agar periksa ke dokter. Tapi ternyata dia nggak mau, malah uang itu dipakai beli gigi palsu,” terangnya.
Pemilik Kedai Nabila itu pun berpikiran kalau sakit yang diderita adiknya tidak mengkhawatirkan. Tetapi nyatanya, ketika dirinya sedang lelap tidur dikejutkan oleh kabar bahwa Taulana meninggal dunia di depan Kios Triton Mart, Tower Borneo, Kalibata City. “Saya masih lemas, karena sama sekali tidak menyangka,” ujarnya.
Sampai saat ini belum diketahui apa sebenarnya penyebab meninggalnya Taulana. Sang kakak hanya menduga karena sesak nafas atau asma. “Kalau jantung saya tidak percaya, karena kami tidak punya riwayat penyakit jantung,” jelasnya.
Di Jakarta, Taulana memang sangat tergantung pada kakak perempuannya itu. Pasalnya dia sudah tidak beristri. Sedangkan dua anaknya, kini tinggal di Malaysia. “Dia menikah dan tinggal di Malaysia. Baru saya kabari lewat telepon,” tuturnya.
Yang namanya sesama lanjut usia tentu saja sulit untuk saling menjaga. Tak mengherankan bila warga Kalibata City kerap melihat Taulana tertidur di taman atau di sofa yang ada di kios-kios seputaran Kalibata City. “Bagi warga yang tidak tahu pasti mengira dia itu gelandangan. Padahal sebenarnya beliau itu dari keluarga mampu,” ujar Edo, warga Kalibata City.
Padahal, dengan usianya yang sudah lanjut, kata Edo, tidak semestinya orang usia lanjut berada di luar ruangan. “Apalagi sampai larut malam, bahkan dini hari. Ini sangat disayangkan, sekaligus jadi pelajaran buat kita semua. Jangan pernah menelantarkan orang tua,” pesan Edo. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta