BeritaPrima.com, Mojokerto - Kasus peretasan website Pemkot Mojokerto tampaknya bakalan berbuntut panjang. Sebab, Polres Mojokerto Kota kini tengah membidik lima pejabat Pemkot Mojokerto yang namanya dicantumkan dalam website hasil retasan.
“Kita yakin kan apapun yang diungkapkan tersangka terkait indikasi korupsi di lingkup pemkot akan kita tindak lanjuti. Tidak ada keraguan,” ungkap Kapolresta Mojokerto, AKBP Nyoman Budiarja, Kamis (2/6/2016)
Nyoman juga menuturkan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap CR (19) dan ZA (32), tersangka pembobol website milik Pemkot Mojokerto. Pihaknya berharap, keduanya bisa memberikan data valid soal dugaan korupsi yang di-posting dalam tampilan website itu benar adanya atau hanya karena sakit hati.
“Kita berharap tersangka memberikan bukti kuat dan tidak sepotong-potong saja sebagai bukti permulaan. Karena berangkatnya dari tindak pidana IT ini hukum acaranya berdiri sendiri atau khusus, sehingga penyidik butuh waktu,” paparnya.
Dalam waktu dekat, lanjut Kapolres, lima orang pejabat yang namanya disebut akan dipanggil untuk diperiksa. Pihaknya memang tidak bisa menarget kapan, tapi yang pasti, bekal pengakuan dari para hacker sangat diharapkan untuk membuka lembar penyidikan baru.
“Sepanjang dia (pejabat pemkot) disebutkan dalam berita acara pasti akan kami panggil,” tandanya.
BeritaPrima.com Bicara Fakta