Aktivis Antikorupsi Lintas Kampus Gelar Demo di KPK

Para alumni sejumlah perguruan tinggi memberikan dukungan kepada pimpinan KPK yang mengalami kriminalisasi. (Foto: BeritaPrima/Sonny Eko K)

Para alumni sejumlah perguruan tinggi memberikan dukungan kepada pimpinan KPK yang mengalami kriminalisasi. (Foto: BeritaPrima/Sonny Eko K)

BeritaPrima, Depok – Keprihatinan dunia kampus terhadap penahanan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, oleh Bareskrim Polri disampaikan gerakan anti-korupsi (GAK) lintas kampus. Mereka yang terdiri dari sejumlah dosen, ikatan alumni, dan akademisi menyambangi KPK menyampaikan dukungan agar Novel Baswedan dibebaskan.

Salah satunya dari Universitas Indonesia (UI). Ketua Ikatan Almuni (Iluni) UI, Chandra Motik, mengatakan bahwa dunia kampus prihatin atas ditangkapnya Novel Baswedan. Hal itu membuktikan adanya pembangkangan terhadap instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) oleh Polri.

“Stop kriminalisasi KPK tapi masih dilanjutkan. Kami dorong agar penyidik KPK dilepaskan. Ini merusak sendi-sendi hukum kita menjadi amburadul,” katanya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (1/5/2015).

Chandra menjelaskan, saat ini sudah tak ada kepastian hukum di Indonesia. Sehingga, tindakan yang dilakukan Bareskrim sedianya sangat mengecewakan.

“Kita sangat kecewa apa yang dilakukan bareskrim,” jelasnya.

Kekecewaan lainnya juga disampaikan perwakilan Institut Teknologi Bandung (ITB), Betti Alisyahbana. Mereka beraksi dengan menggunakan atribut spanduk dukungan.

“Gerakan antikorupsi menjadi sangat tak produktif, reformasi Polri hari dilakukan,” tegasnya. (feb)

(Visited 16 times, 1 visits today)
Kategori: Korupsi

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*