BeritaPrima.com, Roma – Gerakan Lima Bintang (Five-Stars Movement) telah mencapai keberhasilan mereka di Italia dengan memenangkan kursi wali kota di ibu kota Roma dan Turin. Ini merupakan hasil yang cukup menggembirakan untuk sebuah gerakan yang baru berdiri pada 2009.
Dilansir dari situs BBC, Senin, 20 Juni 2016, Virginia Raggi (37 tahun) yang berprofesi sebagai pengacara, berhasil mengungguli dua pertiga suara dari kandidat lainnya, Robert Giachetti dari Partai Demokrat.
Giachetti sendiri merupakan kandidat yang didukung Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi, yang juga berasal dari Partai Demokrat. Kemenangan Raggi dipandang sebagai pukulan telak bagi Renzi, dan partainya kini hanya menguasai kota Milan saja.
Tak hanya itu. Raggi mencetak sejarah karena menjadi wanita pertama yang memimpin ibu kota Italia. “Saya akan menjadi walikota untuk semua kalangan di Roma. Kita memasuki era baru setelah 20 tahun dipimpin oleh pemerintahan yang buruk. Saya akan mengembalikan legalitas dan transparansi kepada lembaga kota,” katanya.
Virginia Raggi berhasil mengalahkan kandidat lain dari Partai Demokrat.
Sebelumnya, Raggi telah menemukan laporan keuangan Roma yang terperosok dalam utang lebih dari US$15 miliar dalam dua kali anggaran tahunan. Selain itu, warga Roma juga dibuat frustasi dengan kemerosotan kota.
Di antaranya, banyaknya jalanan berlubang dan tumpukan sampah serta transportasi dan pemukiman yang bobrok. Pemilihan lokal Italia diadakan dalam dua tahap. Putaran pertama dua minggu lalu dan putaran kedua pada Minggu kemarin.
Wali kota sebelumnya, Ignazio Marino, yang berasal dari Partai Demokrat, mengundurkan diri pada Oktober 2015 akibat skandal keuangan. Skandal ini diduga kuat melibatkan mafia di Balai Kota Roma.
Sejak itu, Roma tak memiliki wali kota. Dengan demikian, Gerakan Bintang Lima makin populer dan menjelma sebagai partai oposisi yang paling kuat dalam Pemilu Parlemen 2018. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta