Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Senin , 29 Agustus 2016
nabawi-malam

Jamaah Haji Asal Blitar Meninggal Usai Salat Isya Di Masjid Nabawi

BeritaPrima.com, Blitar - Rubiyah Mukiyat Muntari (71), salah seorang jamaah haji asal Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar meninggal dunia di Madinah. Rubiyat tiba-tiba menghembuskan nafas terakhir usai menunaikan ibadah Salat Isya di Masjid Nabawi.

“Yang bersangkutan meninggal dunia pada Jumat (19/8) lalu,“ ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar Syaikul Munib kepada wartawan, Senin (22/8/2016).

Penyebab kematian belum diketahui pasti. Rubiah dinyatakan sehat saat bertolak ke tanah suci. Ia berangkat bersama 679 calon jamaah haji asal Kabupaten Blitar lain di kelompok terbang 20 dan 21.

Kendati demikian, dinas kesehatan sempat menyatakan bahwa dari 679 calon haji hanya 20% atau 135 orang yang benar-benar bugar. Hasil pemeriksaan kesehatan mengidentifikasi 135 calon haji dalam kondisi kurang fit.

Selain berusia manula tidak sedikit yang beriwayat mengidap penyakit diabetes, hipertensi dan jantung. “Informasi yang disampaikan pihak keluarga yang bersangkutan tidak sakit. Kemungkinan karena faktor usia, “ ujar Munib.

Jenazah Rubiyah langsung dimakamkan di Madinah. Hal itu sesuai dengan MoU Pemerintah Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi bahwa setiap jamaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia akan dimakamkan di Arab Saudi.

“Dan setelah dibawa ke rumah sakit di Madinah jenazah langsung dimakamkan,“ pungkasnya.

Di sisi lain tidak sedikit calon haji yang berharap bisa meninggal dunia di Arab Saudi. Sehingga, meski kesehatan dinyatakan tidak layak mereka tetap ngotot bisa bertolak ke tanah suci.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan masalah Kesehatan (P2MK) Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Christine Indrawati mengatakan, bahwa panitia memberikan pengawasan kesehatan secara khusus kepada para jamaah yang kurang sehat.

Kondisi alam Arab Saudi yang berbeda dengan Indonesia dikhawatirkan memicu penyakit yang ada. “Karenanya pengawasan kesehatan dan pendampingan khusus kepada jamaah yang kebugarannya tidak sempurna menjadi prosedur yang berlaku,“ ujarnya.

Sekadar diketahui jumlah calon haji Kabupaten Blitar yang sebelumnya 686 berkurang menjadi 679 jiwa. Pengurangan ini dikarenakan adanya calon haji yang meninggal dunia dan sakit. Meninggalnya satu orang calon haji kembali mengurangi jumlah jamaah yang berada di tanah suci. (bar)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *