BeritaPrima.com, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso mengaku ingin segera bertemu Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar.
Pertemuan ini dilakukan guna menindaklanjuti keterangan Haris yang menyebut ada oknum aparat terlibat bisnis Narkoba. Cerita itu didapat Haris dari Freddy Budiman, gembong narkoba yang dieksekusi mati akhir pekan lalu.
Budi menilai, Haris akan merasa lebih aman jika menyampaikan langsung informasi sensitif itu kepadanya.
“Saya hargai, boleh ke saya. Lebih amannya kan ke saya. Di TNI mungkin bisa ke Panglima TNI ada jaminannya. Saya terima kasih. Pasti saya lindungi dan saya tindaklanjuti itu,” kata Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/4/2016).
Budi berharap Haris bisa memberikan informasi lebih detail mengenai pengakuan Freddy. Bahkan Budi berharap Haris bisa mengungkap nama-nama oknum aparat, khususnya di BNN, yang membantu Freddy berbisnis narkoba.
“Saya sangat mengapresiasi manakala Pak Haris menyebutkan nama karena itu memudahkan saya untuk menelusuri,” ucap Budi.
Budi meyakini jika pihaknya mendapat informasi lebih detail dari Haris, maka kasus ini akan segera terungkap dengan lebih cepat. Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri ini memastikan akan menjamin keselamatan Haris Azhar dari oknum aparat yang ia sebut terlibat bisnis narkoba.
“Oh iya dong. Justru kita kalau enggak garansi kapan mau benar. Masyarakat tak berani nanti menyampaikan informasi,” kata dia.
BeritaPrima.com Bicara Fakta