Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Sabtu , 20 Agustus 2016
nazaruddin2

Kekayaannya Rp 600 M Terancam Disita Negara, Ini Kata Nazaruddin

BeritaPrima.com, Jakarta - Dalam sidang pledoi Nazaruddin menyebut bahwa dirinya akan mengembalikan aset-aset yang diperoleh dengan cara melawan hukum. Namun, ia menjelaskan kepada majelis hakim agar asetnya yang diperoleh sebelum ia menjabat sebagai anggota DPR 2009-2014 dikembalikan.

“Ini seperti air yang di mangkok yang bersih, tapi sudah ditetesi dua-tiga tetes racun, jadi hampir semuanya beracun. Ada beberapa aset Permai Group yang memang harus dikembalikan kepada negara, tapi ada juga beberapa aset yang sesuai UU juga tidak harus disita. Tapi mana yang menurut saya uang nggak benar akan saya kembalikan kepada negara,” ujar Nazaruddin dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2016).

Ia memberi contoh kasus DGI terkait proyek Wisma Atlet senilai 200 Miliar. Dari hasil temuan BPK proyek itu selesai seharusnya hanya senilai 103 Miliar sehingga oleh BPK perusahaan itu harus mengembalikan 53 M kepada negara.

“Ada keuntungan perushaaan yang harus dipertimbangkan. Sesuai perpres 15-20 persen keuntungan wajar. Kalau menurut saya kembali ke Permai grup, perusahaan ini berjalan sesuai aturan UU yang berlaku. Uang yang diberikan fee dari DGI harus dikembalikan ke negara, tapi kalau pekerjaannya sudah selesai, harus ada keuntungan wajar Permai Group supaya asas kebenaran bisa terjadi,” ujar Nazaruddin.

Ia menyebut telah ikhlas atas tuntutan jaksa dan putusan hakim nantinya. Namun, ada beberapa aset miliknya yang dibeli telah bercampur sumber pembeliannya dari keuntungan perusahaan dan berasal dari sumbangan BUMN perusahaan kontraktor.

“Pembelian saham Garuda ini murni lebih banyak dari Permai Grup, tapi sebagian ada yang dari fee dari proyek. Tidak bisa dibedakan kategori. Maka menurut saya bahwa ini juga pembelian saham Garuda harus dikembalikan ke negara,” ujar Nazaruddin.

Selanjutnya >>

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *