BeritaPrima.com, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto mengatakan, pihaknya akan mengamankan jalannya Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Hotel Mercure Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
“Ada 458 personel yang akan mengamankan jalannya acara tersebut,” kata Moechgiyarto kepada wartawan, Senin (1/8/2016).
(Baca: Kapolda Imbau Bonek Tidak Rusuh Selama di Jakarta)
“Kita sudah berusaha untuk mengamankan rekan-rekan Bonek yang sudah datang di Jakarta. Maka dari itu, kita akan fasilitasi pelaksanaan mereka dan keinginan mereka, tetapi tidak mungkin semua kita bawa ke tempat lokasi dimana tempat pelaksanaan kongres PSSI berlangsung,” sambungnya.
Ia pun menjamin jika acara KLB PSSI akan berjalan dengan aman terkendali. “Kami sudah imbau untuk tidak melakukan aksi anarkis,” paparnya.
Kedatangan para pendukung klub dengan sebutan ‘Bajul Ijo’ ini, diketahui lantaran ingin mengetahui kelanjutan nasib klub kesayangan mereka pada KLB PSSI itu, agar dapat kembali berlaga di lapangan hijau.
Moechgiyarto menerangkan, keinginan mereka dalam melaksanakan aksi tersebut pada pelaksanaan kongres PSSI tetap dilakukan pemantauan oleh pihak kepolisian dan petugas gabungan lainnya.
“Tadi kami mendapat informasi, ada tambahan orang dari suporter bonek yang akan tiba di Jakarta, dan nantinya diarahkan ke tempat penampungan (Stadion Tugu),” ungkapnya.
“Kami hanya mengamankan mereka supaya mereka tidak terjadi secara liar gerombolan yang tidak karuan. Nah kita jadikan satu dulu mereka dan kita juga kordinasi ke pihak Pemerintah Daerah (Pemda) supaya menyiapkan MCK dan Air bersih. Sekarang, saya hari ini ke sini ingin mengontrol hal itu,” paparnya.
Apabila para suporter Persebaya atau disebut Bonek ini melakukan aksi anarkis ataupun penjarahan, pihaknya tak segan-segan mengambil tindakan tegas dengan menangkap perusuh tersebut.
“Kalau ada penjarahan kita akan tindak langsung, sebab hal itu melakukan pelanggaran hukum,” pungkasnya.
BeritaPrima.com Bicara Fakta