Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Selasa , 23 Agustus 2016
borgol5

Kisah Pembunuh Yang Menyerahkan Diri Karena Dihantui Korban

BeritaPrima.com, Padang - Rasa bersalah dan sering dihantui korban akhirnya membuat Irfandi Ade Putra alias Ade Mora (29) warga Jalan Seberang Palinggam, RT 03/RW 01, Kelurahan Padang Selatan, Padang, Sumatera Barat menyerahkan diri kepada Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari kepolisian, pelaku dijemput di Jalan Veteran, Rumah Makan Ayang pada pukul 16.30 WIB, Selasa 19 Juli 2016. Sebelum menyerahkan diri ke polisi pelaku memohon perlindungan terhadap dirinya.

“Saya takut karena korban menghantui saya setiap malam. Akhirnya saya putuskan menyerahkan diri dengan menelpon polisi. Sedangkan teman saya tidak berbuat apa-apa. Ia hanya mengantar saya mengejar angkot itu dan berdiri saja diatas motor,” kata Ade Mora saat di kantor polisi, Rabu (20/7/2016).

Menurut keterangan pelaku, sebelum menikam sopir angkot, Rahmat Novian (30) pada Minggu 17 Juli 2016 ketika itu dia meminta uang Rp5000 kepada korban, namun tak diberikan. Lantaran dalam kondisi mabuk, Ade justru malah memberikan uang Rp20 ribu kepada korban.

“Awalnya saya minta uang Rp 5 ribu pada korban. Lalu, korban menjawab, kamu tahu siapa saya ini? Mendengar jawaban itu, saya katakan pada korban, ambil saja uang ini. Saat kejadian saya dalam keadaan mabuk,” tuturnya.

Setelah menerima uang dari pelaku, korban kemudian meneruskan beroperasi. Pelaku sadar ternyata uangnya Rp20 ribu itu dibawa Rahmat. Kemudian pelaku mengajak rekannya berinsial A, untuk mengejar angkot tersebut untuk mendapatkan uangnya kembali. Angkot yang dibawa Rahmat itu bertemu di Jalan Parak Pisang, Kecamatan Padang Timur.

“Setelah angkot berhasil dikejar, saya minta uang dikembalikan namun ditolak korban. Korban lalu turun dengan memegang kunci roda dan dilemparkan pada saya, tapi berhasil disambut. Setelah itu ia mencekik leher saya. Terdesak, saya tarik pisau yang ada didalam saku celana dan menusuk korban sebanyak tiga kali,” beber Ade.

Selanjutnya >>

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *