Sosok Agen CIA Bayangan
Keluarga Potter membantah memiliki pengetahuan tentang pembunuhan itu. Namun kekasih Jenelle, Jamie, dibawa ke pos polisi untuk diinterogasi.
Jamies juga mengaku tak tahu apa-apa, namun gagal ketika diuji menggunakan alat pendeteksi kebohongan. Lalu, ia menyebut satu pertanyaan yang membuat kasus ini terbuka lebar, “Apakah anggota CIA ada di sini?”
Pada akhirnya Jamie mengaku telah menembak Billy dan Billie-Jean bersama ayah Jenelle. Hal itu dilakukannya setelah mendapat dorongan dari seorang agen CIA bernama Chris, yang mengatakan kehidupan Jenelle berada dalam bahaya.
Seminggu setelah pembunuhan, Buddy dan Jamie didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama. Di rumah Potter, polisi menemukan gudang berisi berbagai senjata dan pisau, serta foto Billy dengan Billie-Jean yang telah dirobek.
Polisi menyita komputer keluarga dan menemukan ratusan pesan antara Barbara, Jamie, dan agen CIA bayangan itu.
Chris mulai mengirim email ke Barbara dan Jamie setelah Billy dan Billie-Jean bertunangan. Ia mengaku sebagai seorang teman sekolah Jenelle yang mengawasi dirinya.
Ia sering mengirim email kepada Barbara dan mulai menggunakan panggilan ‘anak’ dan ‘ibu’.

Chris mengklaim mengetahui bahwa Billy dan Billie-Jean merupakan orang jahat. Ia menyebut pasangan itu sebagai pengedar narkoba, pelacur, dan mereka ingin memperkosa Jenelle karena masih perawan.
Barbara, Buddy, dan Jamie setuju untuk melakukan apa pun untuk melindungi Jenelle. “Kami ingin kedamaian dan tak ada satu pun di sini yang ingin membunuh, namun kami harus,” tulis Barbara.
Ketika mempelajari email itu, Brooks pun menyadari dengan cepat bahwa Chris bukan merupakan agen CIA.
“Bahkan aku mulai curiga bahwa Chris dan Jenelle merupakan orang yang sama. Ia memuji betapa manis dan baik Jenelle. E-mailnya penuh dengan salah eja dan tata bahasa, seperti yang biasa Jenelle lakukan,” jelas Brooks.
Ketika melakukan pengecekan lebih lanjut, ditemukan satu fakta mengejutkan. E-mail yang dikirim oleh Chris memiliki alamat IP yang sama dengan komputer yang digunakan keluarga Potter.
BeritaPrima.com Bicara Fakta