BeritaPrima.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah telah membocorkan berita acara pemeriksaan (BAP) milik Presiden Direktur Agung Podomoro Land (APL) Ariesman Widjaja.
BAP tersebut berupa pengakuan Ariesman bahwa Podomoro membiayai penggusuran Kalijodo agar mendapat pemotongan kontribusi tambahan Reklamasi Teluk Jakarta.
“Yang jelas BAP tidak bocor, tetapi memang salinan BAP diterima oleh AWJ sebagai tersangka sebagai bahan pembelaan di persidangan nanti,” kata Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati, di Jakarta, Jumat (13/5/2016).
Yuyuk tidak bisa memastikan kebenaran pemberitaan tersebut. Ia juga tidak dapat memastikan adanya pengakuan Ariesman mengenai adanya barter di balik pemotongan kontribusi itu.
Selain itu, pihaknya tidak dapat mengonfirmasi pengakuan Ariesman yang tertera dalam BAP tersebut. Namun, Yuyuk membenarkan bahwa penyidik KPK juga mencecar Ariesman terkait pemotongan kontribusi.
“Isi BAP tidak pernah bisa dibuka kecuali nanti di pengadilan. Kalau (penyidik) menanyakan soal kontribusi iya, tetapi jawaban (Ariesman) atas pertanyaan penyidik tidak bisa saya konfirmasikan,” paparnya.
Disinggung apakah Pengawas Internal (PI) KPK bakal turun untuk memastikan adanya kebocoran BAP yang merupakan rahasia negara, Yuyuk tidak memberi penegasan. Ia hanya menjawab sejauh ini PI belum bersikap. “Belum,” singkat Yuyuk. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta