BeritaPrima.com – Sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, nyawa Helen Joanne “Jo” Cox tak tertolong. Anggota Parlemen Inggris berusia 41 tahun itu dikonfirmasi tewas di rumah sakit setelah jadi korban penyerangan dan penembakan di Birstall, West Yorkshire, Inggris.
Seorang pria berusia 52 tahun yang diketahui bernama Tommy Mair, belakangan dicokok Kepolisian West Yorkshire dan kini masih dalam tahap interogasi.
Seorang saksi mata, Hichem Ben Abdallah menjabarkan kronologi penyerangan dan penembakan terhadap Jo Cox yang di depan perpustakaan di Birstall, pada Kamis, 16 Juni 2016 sekira pukul 12.53 waktu setempat.
Abdallah yang kala itu tengah berada di sebuah kafe di sebelah perpustakaan, mengaku melihat beberapa orang belari ke arah perpustakaan.
Dia melihat seorang pria bertopi bisbol lusuh dan bergulat dengan seorang warga sipil lokal. Warga tersebut, diyakini tengah mencoba menghentikan penyerangan terhadap Jo Cox.
“Ada seorang pria yang mencoba memberanikan diri untuk menahan (penyerangan) pria bertopi bisbol dan pria bertopi bisbol itu tiba-tiba mengeluarkan pistol dari tasnya,” klaim Abdallah, dilansir Sky, Jumat (17/6/2016).
“Dia sebelumnya melakukan kekerasan pada seorang wanita (Jo Cox) dan bergulat dengannya. Kemudian dua tembakan terdengar. Pistolnya seperti dari zaman Perang Dunia I atau semacam pistol rakitan. Bukan seperti pistol yang Anda lihat biasanya,” tambahnya.
Abdallah juga mengaku melihat Jo Cox sudah tumbang dan wajahnya berlumuran darah. Orang-orang lain di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dikatakan menjadi histeris dan syok.
Jo Cox sempat dibawa ke rumah sakit. Tapi pada pukul 1.48 siang waktu setempat, Anggota Parlemen Inggris dari Partai Buruh yang mewakili area Spen dan Batley itu dinyatakan tewas oleh tim dokter. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta