Demi Pulang Ke Negaranya, Atlet Ini ‘Paketkan’ Dirinya Sendiri
BeritaPrima, Australia - Pada pertengahan tahun 1960-an, seorang mantan atlet asal Australia, Reg Spiers, mempunyai ide gila untuk terbang gratis dari London menuju Kota Adelaide, Australia. Mantan atlet lempar lembing itu memutuskan untuk masuk ke dalam kotak besar agar bisa dipaketkan ke Australia.
Seperti dilansir Mirror, Sabtu (7/3/2015), Spiers datang ke Inggris untuk memulihkan diri dari cedera yang menghalangi karier atletiknya. Sebagai pelempar lembing, ia berusaha untuk masuk tersaring ke Olimpiade Tokyo 1964. Saat Spiers mengetahui bahwa cederanya tidak dapat pulih total, ia memutuskan untuk pensiun sebagai atlet.
Spiers kemudian memutuskan menetap di London dan bekerja di bagian ekspor kargo bandara. Suatu hari ia merasa harus pulang ke Australia karena anak perempuannya sebentar lagi akan berulang tahun.
Sialnya, Spiers dirampok oleh seseorang. Kejadian itu membuat dia kehilangan banyak tabungan yang salah satunya telah ia siapkan untuk perjalanan pulang ke Australia. Sejak saat itulah ide gila Spiers muncul.
Ia yang berpengalaman selama setahun bekerja di bagian ekspor kargo bandara, memutuskan untuk membuat sebuah kotak besar khusus yang dapat dimasuki oleh dirinya lengkap dengan beberapa tali di dalam kotak untuk menahan dia, saat sedang dipindahkan oleh petugas kargo bandara.
Spiers kemudian menuliskan sebuah alamat peusahaan sepatu di Kota Adelaide pada bagian luar kotak agar ia dapat sampai ke kampung halamannya. “Saya punya ide gila untuk kembali ke Australia dengan masuk ke dalam sebuah kotak. Siapa bilang ini tidak akan berhasil ? Mari kita coba saja,” ujar Spiers.
“Saya pernah melihat banyak hewan dipaketkan dengan cara seperti itu dan mereka masih hidup. Jadi, kalau mereka bisa, saya pasti juga bisa,” lanjut Spiers.
Diketahui, Spiers sudah menyiapkan beberapa makanan kaleng, minuman, dan selimut selama berada di dalam kotak besar buatannya itu, dan pada akhirnya ia dapat sampai ke Adelaide dengan selamat tanpa diketahui petugas bandara.
Setengah abad kemudian, Reg Spiers menceritakan petualangannya dengan santai, seolah-olah yang dilakukannnya bukan apa-apa, tetapi pada saat itu kisahnya ini menyebabkan kehebohan di media massa di Australia saat itu.
Kisah perjalanan Spiers untuk kembali ke kampung halamannya juga telah dimuat dalam sebuah buku oleh salah satu penulis asal Australia. Buku itu berjudul, ‘Out of The Box: The Highs and Lows of A Champion Smuggler’.
(Dimas Wahyu)

