Ini Alasan Kepala Bisa Pusing Setelah Makan atau Minum Dingin

Ilustrasi kepala pusing.
BeritaPrima - Saat terik matahari dan cuaca panas menyerang, menyantap makanan atau minuman dingin seperti es krim dan minumam beku mampu membuat tubuh kembali segar. Namun, tak jarang orang yang mengalami brain freezes atau sakit kepala saat menyantap makanan juga minuman dingin.
Lalu mengapa hal tersebut bisa terjadi?
“Kami pikir itu ada hubungannya dengan reaksi tubuh terhadap suhu dingin, seperti mekanisme protektif,” ujar Dr. Yasha Kayan, seorang neurointerventionalist di Abbott Northwestern.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa salah satu teori yang ada ialah darah ekstra yang mengalir ke otak meningkatkan tekanan pada otak dan menimbulkan rasa pusing atau sakit kepala.
Dilansir laman Womansday, dalam kondisi teknis, brain freezes disebut spehenopalatine ganglioneuralgia atau nyeri saraf yang terdapat di mulut.
Para peneliti percaya bahwa nyeri yang dirasa saat menyantap makanan atau minuman dingin tidak berasal langsung dari otak, melainkan akibat dari ketidaknyamanan pada saraf di mulut juga wajah, yang terhubung dengan otak.
“Itu seperti ketika Anda merasa sakit di bagian tubuh dan karena sistem saraf sangat tumit maka rasa sakit tersebut ditransfer sehingga Anda merasa sakit di bagian tubuh lainnya, misalnya ketika orang merasa nyeri bahu saat mengalami serangan jantung,” jelas Dr. Kayan.
Menurut studi yang pernah dilakukan pada tahun 2012 lalu, para peneliti menemukan sakit kepala yang dirasakan ketika mengonsumsi makanan atau minuman dingin timbul saat darah mengalir cepat ke otak. Itu diketahui peneliti saat melakukan tes ultrasound.
Tekanan yang ditumbulkan aliran darah yang cepat tadi lah yang kemudian mengakibatkan sakit kepala. Untuk itu, peneliti menyarankan untuk segera mengonsumsi air hangat agar pembuluh darah arteri di otak kembali normal. (aud)

