Pakai Ponsel 6 Jam, Pria Ini kena Kanker Otak

Ilustrasi Kanker Otak

Ilustrasi penyakit kanker otak

BeritaPrima, Cardiff – Rumor penggunaan ponsel secara terus-menerus berdampak pada penyakit kanker otak memang masih menjadi kontroversial dan perdebatan kebenarannya. Namun pria ini tampaknya sudah kena batunya. Karena memakai ponsel enam jam sehari, ia pun terkena tumor otak.

Suatu hari, Ian Phillips diserang sakit kepala yang hebat. Tak kuasa menahannya, malam itu juga ia pergi ke University Hospital of Wales, Cardiff untuk memeriksakan diri. Setelah diperiksa, Ian didiagnosa terjangkit tumor stadium tingkat tiga, tepatnya di dekat kuping kanannya.

Tak berapa lama, Ian diminta untuk langsung menjalani operasi agar sebagian tumornya dapat diangkat. Sayangnya meski sebagian besar tumor sudah diangkat, tim dokter mengatakan kanker di otak Ian tak dapat disembuhkan, dan ia hanya diberi sisa waktu untuk hidup selama tiga tahun.

“Saya sungguh terpukul. Padahal saya mantan pemain rugby dan sangat bugar, tapi tiba-tiba saya mendapatkan ini. Tentu hal pertama yang saya tanyakan kepada dokter adalah apa penyebabnya,” tutur Ian seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (26/2/2015).

Tapi sejak awal Ian sudah tahu bahwa kondisinya ini dipicu oleh penggunaan ponsel yang berlebihan. Bagaimana tidak, pria berumur 43 tahun itu merupakan seorang manajer operasional di sebuah perusahaan besar yang memproduksi alat scanning untuk diagnosis seperti MRI scan. Pekerjaan itu menuntutnya untuk terus menggunakan ponsel. Diperkirakan Ian menghabiskan lebih dari 100 jam hanya untuk menelepon dan menerima panggilan masuk. “Saat pulang kerja, telinga saya akan memerah, tapi saya tak pernah menyangka ini akan mempengaruhi otak saya juga,” keluh Ian.

Kini, di samping tetap menjalani kemoterapi dan radioterapi, Ian juga memutuskan untuk menggunakan pengobatan alternatif, mengubah pola makannya serta menambah rutinitas olahraganya. Pekerjaannya sebagai manajer operasional pun terpaksa ia tinggalkan, meskipun penghasilannya sangat tinggi.

Uniknya, untuk menelepon atau menerima panggilan, Ian sengaja menggunakan gagang telepon berwarna emas yang ia hubungkan dengan ponselnya, sehingga ia tak perlu menempelkan ponsel langsung ke telinganya. “Ini sengaja saya lakukan untuk menarik perhatian banyak orang, terutama agar mereka memahami potensi bahaya dari ponsel,” katanya. Bersamaan dengan itu, Ian meluncurkan kampanye untuk menyadarkan masyarakat tentang risiko penggunaan ponsel secara berlebihan, terutama pada anak-anak.

(Dimas Wahyu)

(Visited 73 times, 1 visits today)
Kategori: Kesehatan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*