Ya Ampun, Sejuta Orang Di Tiongkok Meninggal Akibat Rokok
BeritaPrima.com - Seperti di Indonesia, jumlah penduduk Tiongkok yang merokok juga sangat tinggi. Menurut data penelitian, dua pertiga anak muda di Tiongkok sudah merokok sebelum usia 20 tahun. Akibatnya, diperkirakan 1 dari 3 pria di Tiongkok akan meninggal dunia karena merokok.
Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Jurnal Lancet menunjukkan, sebanyak 1 juta orang di Tiongkok telah meninggal dunia karena merokok di tahun 2010. Jika kebiasaan merokok dibiarkan, tahun 2030 diperkirakan jumlah kematian akibat rokok meningkat jadi 2 juta orang.
“Tanpa komitmen, tanpa tindakan yang cepat dan menyeluruh untuk mengurangi tingkat merokok, China akan menghadapi angka kematian dini yang tinggi,” kata Li Liming, seorang profesor di Akademi Ilmu Kedokteran, Beijing seperti dikutip dari Reuters.
Para ilmuwan melakukan dua penelitian besar untuk mendapati hasil tersebut. Penelitian pertama kali dilakukan sejak tahun 1990 yang melibatkan jutaan perokok. Kemudian, penelitian kedua sedang berlangsung yang melibatkan setengah juta pria dan wanita.
Penelitian mengungkapkan, kematian pria di Tiongkok berusia 40-79 tahun akibat merokok meningkat jadi 20 persen dari 10 persen pada sekitar tahun1990. Penggunaan tembakau di Tiongkok memang mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Satu dari tiga anak muda di Tiongkok pada akhirnya akan meninggal dunia karena merokok, kecuali mereka berhasil berhenti merokok saat ini juga. Pemerintah Tiongkok mengaku telah mempersempit ruang untuk merokok di daerah perkotaan, termasuk gerakan melarang merokok di tempat umum.
Seorang profesor dari Universitas Oxford, Richard Peto yang juga ikut dalam penelitian ini mengatakan, salah satu cara untuk mengurangi tingkat merokok di Tiongkok adalah dengan menaikkan harga rokok.
“Selama 20 tahun terakhir, kematian akibat tembakau di negara-negara Barat telah menurun karena kenaikan harga rokok. Untuk China, peningkatan harga rokok yang substansial bisa menyelamatkan puluhan juta nyawa,” kata dia.
Asap rokok, mengandung zar beracun yang berbahaya bagi tubuh. Merokok menyebabkan kanker paru-paru yang berakibat fatal. Merokok juga meningkatkan risiko sakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Perokok pasif atau orang yang tidak merokok tetapi sering terpapar asap rokok juga berisiko tinggi terkena penyakit tersebut. (feb)


