Tidak terima dengan makian itu, kelima orang itu berang dan tancap gas mengejar korban. Hingga di lokasi kejadian, Wayan BdA dan I Gede SAY mengambil pedang yang selalu ada di dalam mobil. Mereka lantas mengejar korban ke dalam gang dan menganiaya hingga tewas.
“Wayan BdA mengaku menebas dan menusuk korban, sedangkan I Nyoman SAY mengaku menebas korban beberapa kali,” tambah Waluya.
Atas pengakuan mereka, Waluya menyatakan belum meyakini dan masih harus dilakukan pengembangan buat pembuktian. Termasuk, kata Waluyo, mencari barang bukti lain.
“Kami masih menyelidiki motif kasus ini, sambil mengumpulkan bukti lain. Soal benar tidaknya pengakuan mereka, tentu akan dibuktikan nanti dalam berkas pemeriksaan berdasarkan olah TKP,” tutup Waluya. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta