BeritaPrima.com - Mengapa sense of sentense itu perlu? Saat belajar bahasa asing, seringkali orang melupakan poin ini, dimana dalam proses penguasaan bahasa, kemampuan untuk membentuk kalimat adalah hal yang penting. Loh? Kok bisa? Tentu saja, bagaimana kita bisa mengkomunikasikan sesuatu tanpa menggunakan kalimat yang utuh?
Untuk beberapa kasus, penggunaan kata kunci disertai nada berbicara dan gestur tubuh, agaknya sudah bisa membuat lawan bicara mengerti. Tapi ingat, ini hanya sebatas komunikasi belaka. Apa bila Anda menggunakan bahasa asing untuk menyampaikan sebuah ide misalnya seperti presentasi, tentunya hal ini bersifat lain dan justru malah merugikan. Dari sinilah, istilah sense of sentence atau kemampuan untuk membuat suatu kalimat benar-benar dibutuhkan agar ide Anda bisa sampai pada kepala audience.
Untuk seorang yang memakai bahasa Inggris contohnya, apa bila bahasa ini bukan bahasa kita, tentu saja hal ini menjadi lebih sulit. Di umur yang sudah beranjak, sepertinya kepala kita akan lebih sedikit menyimpan memory saat belajar. Tidak menampik kemungkinan bahwa belajar bahasa menjadi hal yang sulit bagi sebagian orang. Mendengar orang berbicara di depan kelas menjadi hal yang sulit karena tidak terbiasa menggunakan bahasa tersebut.
Bagaimana sense of sentence itu bisa terbentuk?
Sense of sentence bisa terbentuk apa bila kita biasa menggunakan bahasa berikut struktur kalimatnya sesering mungkin. Mengapa hal ini penting? Kuncinya adalah poin yang sudah disebutkan tadi, membantu otak menyimpan memori bahasa sebanyak mungkin.
Seperti misalnya saat Anda lebih banyak menggunakan bahasa asing untuk menulis dan membaca saja. Tentu saja Anda akan sedikit kesulitan saat menggunakan bahasa Inggris secara lisan karena tidak terbiasa. Ujung-ujungnya semua kalimat yang ingin Anda ucapkan hanya tertinggal di kepala. Sisanya, Anda justru mengeluarkan kelimat sederhana. Ini memang menyebalkan!
Bagaimana agar kita bisa memiliki kemampuan untuk membentuk dan mengenali sebuah kalimat?
Ada sedikit cara yang bisa banyak membantu Anda saat belajar bahasa asing. Setidaknya, perbanyaklah membaca, perbanyak mendengar, perbanyak menulis dan perbanyak berbicara. Keempat aspek ini adalah hal penting dalam belajar bahasa. Karena itu, sering ketika kita pergi kursus online atau konvensional, empat aspek ini tidak pernah terpisahkan.
Mengikuti Kursus Private
Meskipun sebenarnya bahasa mengharuskan kita untuk praktek sebanyak mungkin, mengikuti kursus private akan meningkatkan kepercayaan diri Anda. Ini penting sebelum Anda terjun dalam komunitas yang lebih besar untuk menampilkan kemampuan Anda dalam berbahasa. Seorang tentor akan memahami kekurangan Anda dengan baik. Kursus privat menjadi lebih fokus dan terarah. Anda akan belajar bagaimana membangun sebuah kalimat dengan benar, serta berlatih secara dua arah. Menemukan tutor private untuk les bahasa mungkin menjadi hal yang agak sulit belakangan ini, namun dengan berkembangnya teknologi, anda bisa menggunakan aplikasi online seperti Preply untuk menemukan tutor les bahasa terdekat di daerah Anda.
Coba nonton film dengan subtitle bahasa aslinya
Sedikit banyak, ini akan membantu Anda memperbanyak koleksi kosakata dan meningkatkan kemampuan mengucapkan. Anda dalam satu waktu akan mendengar sekaligus membaca subtitle di film, sehingga tidak perlu lagi takut salah dalam segi pengucapan. Selain itu, ada banyak sekali istilah bahasa yang tidak ada di dalam bahasa Indonesia. Menggunakan cara ini akan memberikan banyak hasil. Percaya atau tidak.
Mengikuti grup bahasa
Setelah melatih kemamuan dasar, kini saatnya untuk mengikuti grup bahasa Asing. Anda bisa bertukar pengalaman atau sekedar menanyakan sejumlah problematika bahasa di sini. Ketidak percayaan diri karena tidak menguasai dasar bahasa sudah hilang, jadi saat bertemu dengan orang yang menggunakan bahasa Asing akan lebih leluasa.
Agaknya, mengusai bahasa memang butuh proses panjang, bukan hanya sekedar berkomunikasi, memahami struktur gramtikal saja, tapi juga memahami seluk beluk budaya bahasa tersebut. Sehingga, saat Anda berbicara dengan native speaker, Anda tidak lagi bingung mau menjawab apa. (adv)
BeritaPrima.com Bicara Fakta