Bambang menyebutkan, ribuan WNI tersebut mayoritas menyimpan dana mereka di dua negara suaka pajak atau tax havens country. Sayangnya, mantan Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan tersebut enggan mengungkap secara rinci kedua negara itu.
“Kami sudah memiliki data, tapi mencakup rekening bank WNI di dua negara saja. Saya belum dapat mengungkapkan negaranya,” ujarnya. (feb)
Halaman 1 2
BeritaPrima.com Bicara Fakta