BeritaPrima.com, Manila – Sedikitnya 10 batalion yang berjumlah 5.000 pasukan pemerintah Filipina telah dikirimkan ke Sulu demi menumpas Abu Sayyaf pasca Presiden Aquino bertekad untuk membebaskan dua sandera yang tersisa.
Juru bicara Western Mindanao Command, Mayor Filemon Tan Jr mengatakan, sumber daya manusia untuk operasi darat, laut, dan udara sudah siap dibuat untuk menjalankan operasi militer di Sulu.
Sebagaimana dikutip dari Philippines Daily Inquirer,Jumat (17/6/2016), Tan memaparkan semua divisi di pasukan militer Filipina diturunkan dalam operasi di Sulu ini, termasuk pasukan Marinir, Angkatan Darat, Laut, Udara, dan beberapa pasukan khusus lainnya.
“Kami berfokus di area yang diketahui sebagai wilayah yang mendukung kelompok Abu Sayyaf. Kami akan pergi ke komunitas setempat yang diketahui memberikan tempat tinggal untuk para bandit tersebut,” ungkap Tan.
“Terdapat target area tertentu. Di mana para bandit ini memiliki kerabat dan bersembunyi di tengah-tengah pemukiman warga,” tambah Tan.
Namun, juru bicara Abu Sayyaf, Abu Raami mengatakan, kelompoknya akan membuat para pasukan militer pemerintah Filipina kesulitan melacak keberadaan mereka.
“Kami mengetahui medan di sini. (Setiap ada pesawat militer) kami mencari termpat berlindung, mematikan semua komunikasi dan bersembunyi,” pungkas Raami. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta