Disdik Mempawah Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Bocornya UN
BeritaPrima,Pontianak – Kabid SMA Kabupaten Mempawah, Joko Ikhwanto mengakui adanya informasi kebocoran materi soal Ujian Nasional (UN) yang terjadi di beberapa daerah.
Menurutnya, sebagian soal memang telah bocor,namun ia belum mendapat informasi lebih lanjut dari dinas pendidikan di provinsi.
“Kita belum ada pemberitahuan resmi terkait hal ini. Kita disini hanya sebatas menunggu saja. Semuanya masih berjalan normal,” ujarnya.
Sebelumnya, dikabarkan sekitar 30 persen soal UN telah bocor dan diupload ke internet. Atas kejadian tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla merencanakan untuk mengulang UN sesuai dengan porsi bocoran yang disebar.
Joko Ikhwanto menambahkan segala keputusan memang ada di tangan pemerintah. “Karena secara resminya belum ada ke kita, jadi kita tidak melakukan apa-apa. Dan kita disini belum tahu tentang itu. Jadwal berjalan seperti biasa dimana, untuk SMA pengumuman akan dilaksanakan pada tanggal 15 Mei dan SMP 10 Juni,” ungkapnya.
Terkait kebocoran yang sudah tersiar setelah pelaksanaan UN usai, pihaknya mendapatkan instruksi lebih lanjut. Namun, dalam prakteknya kebocoran dalam pelaksanaan UN belum ditemukan bukti yang nyata.
Seperti diketahui, meskipun terdapat bocoran dalam ujian nasional kali ini, namun beberapa pihak menganggap hal tersebut mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
(Ichsan Husyaifi)


